Deretan saham big caps penekan IHSG pekan ini: TPIA, DSSA hingga BREN ambles
Saham big caps seperti TPIA, DSSA, dan BREN menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing 53,49%, 47,34%, dan 23,44% sepanjang pekan ini.
Saham big caps seperti TPIA, DSSA, dan BREN menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing 53,49%, 47,34%, dan 23,44% sepanjang pekan ini.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
Saham Pop Mart anjlok 22% setelah laporan keuangan 2025 dirilis, mengurangi kekayaan Wang Ning sebesar US$2,7 miliar. Meski penjualan naik 184,7%, pasar khawatir perlambatan ekspansi dan penurunan dividen.
Saham keamanan siber global anjlok setelah Anthropic luncurkan solusi AI baru, Claude Code Security, yang mengancam pangsa pasar penyedia tradisional.
IHSG melemah 1,37% pada 19-23 Januari 2026. Saham top losers: YELO -31,82%, KIOS -28,88%, PTRO -28,88%. Volume transaksi naik 9,32%.
IHSG turun 2,57% ke 7.915,66 akibat saham konglomerat jatuh. Penurunan dipicu krisis kredit AS dan ketegangan geopolitik. Danantara siapkan dana Rp16 triliun untuk stabilisasi.
Nilai tukar rupiah dan IHSG jatuh akibat aksi demo dan ketegangan politik, memicu kekhawatiran investor.