Deretan saham big caps penekan IHSG pekan ini: TPIA, DSSA hingga BREN ambles
Saham big caps seperti TPIA, DSSA, dan BREN menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing 53,49%, 47,34%, dan 23,44% sepanjang pekan ini.
Saham big caps seperti TPIA, DSSA, dan BREN menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing 53,49%, 47,34%, dan 23,44% sepanjang pekan ini.
IHSG rebound 0,41% ke 7.101,23 didukung saham BREN & AMMN. Pasar menanti data The Fed dan laporan keuangan emiten kuartal I/2026.
IHSG turun 0,53% ke 6.989, dipicu sentimen global dan domestik negatif. Saham big caps seperti BBCA dan BREN melemah, sementara AMMN dan TLKM menguat.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menampilkan data kepemilikan saham dengan konsentrasi tinggi, dengan saham BREN, DSSA hingga LUCY termasuk dalam kategori ini.
Saham big caps AMMN, BBRI, dan BREN menjadi top laggards yang membebani IHSG sepanjang pekan ini, dengan AMMN menempati urutan pertama setelah anjlok 19,93%.
Saham FILM, DSSA, dan BREN menekan IHSG, yang turun 4,73% pada 2-6 Februari 2026. Kapitalisasi pasar turun 4,69% dengan volume transaksi harian turun 31,75%.
Saham DSSA, BREN, dan TLKM terpantau memuncaki top leaders yang menopang pergerakan IHSG sepanjang pekan ini periode 3 hingga 7 November 2025.
Saham konglomerat seperti DCII, BREN, dan BBCA mendongkrak IHSG naik 4,84% ke 7.898,37 sepekan periode 11 hingga 15 Agustus 2025.
Perusahaan afiliasi Prajogo Pangestu, Green Era Energy, menjual saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) untuk menambah free float di pasar.
10 saham big caps seperti BREN, DSSA hingga PANI terpantau memuncaki top leaders yang menopang gerak IHSG pada perdagangan hari ini, Senin (11/8/2025).