Emiten TP Rachmat Dharma Polimetal (DRMA) bagi dividen Rp70 per saham
PT Dharma Polimetal (DRMA) akan membagikan dividen Rp70 per saham untuk tahun buku 2025, meningkat dari Rp43 per saham di 2024, mencerminkan 50% dari laba bersih.
PT Dharma Polimetal (DRMA) akan membagikan dividen Rp70 per saham untuk tahun buku 2025, meningkat dari Rp43 per saham di 2024, mencerminkan 50% dari laba bersih.
PT Danantara Asset Management akan menerima dividen sebesar Rp16,67 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada 8 Mei 2026.
RUPST BRI 2026 setujui dividen Rp346 per saham dan perubahan saham negara, mencerminkan kinerja positif dan dukungan pada UMKM serta transformasi digital.
Bank Permata (BNLI) membagikan dividen Rp35 per saham, total Rp1,26 triliun dari laba 2025. RUPST menyetujui penggunaan laba bersih Rp3,6 triliun.
BCA (BBCA) membagikan dividen tunai Rp41,3 triliun dari laba 2025, dengan dividen per saham Rp336,00. Pertumbuhan laba bersih 4,9% dan kredit 7,7%.
PT Pelayaran Nasional Ekalya (ELPI) membagikan dividen Rp17 per saham, tertinggi dalam 3 tahun.
Matahari Ifonti.com (LPPF) mengusulkan dividen Rp250/saham untuk 2025 meski laba turun 12,4%. Strategi 2026 fokus pada merek eksklusif dan omnichannel.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menetapkan cum dividen interim sebesar Rp1,34 per saham untuk tahun buku 2025 pada hari ini, Jumat (9/1/2026).
BRI (BBRI) akan membagikan dividen interim Rp137 per saham, total Rp20,63 triliun, dengan pembayaran pada 15 Januari 2026. Cum dividen jatuh pada 29 Desember 2025.
Delapan emiten, termasuk TPIA, MEDC, dan TAPG, dijadwalkan membayar dividen interim kepada investor hari ini, Jumat (28/11/2025). Cek selengkapnya.