Rekomendasi saham BRIS, EMAS & INET saat IHSG berpeluang rebound ke 7.270
IHSG berpotensi rebound ke level 7.270 pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026). Saham BRIS, EMAS, INET, dan TLKM direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
IHSG berpotensi rebound ke level 7.270 pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026). Saham BRIS, EMAS, INET, dan TLKM direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
IHSG sesi I turun 3,06% ke 7.152,85 dengan 670 saham melemah. Pelemahan Rupiah dan harga minyak tinggi menjadi sentimen negatif.
IHSG dibuka menguat ke 7.671 pada 20 April 2026, dengan saham BBCA, BUMI, dan TLKM naik. IHSG diprediksi konsolidasi dengan resistance di 7.773.
IHSG naik 2,07% ke 7.458, dipimpin saham CITY, WBSA, dan DIVA. Penguatan didorong koreksi harga minyak dan teknikal positif. Cadangan devisa RI turun, namun masih aman.
IHSG melonjak 4,42% ke 7.279,21 usai meredanya konflik AS-Iran, saham BREN hingga AMMN kompak hijau, didorong sentimen positif gencatan senjata.
IHSG dibuka menguat 1,49% ke 7.446,55 pada 10/3/2026, saham PTRO, ANTM, dan TINS naik signifikan. Sentimen positif dari Wall Street mendukung penguatan.
IHSG berpotensi koreksi pada 25/2/2026. Saham MBMA, TAPG, dan WIRG direkomendasikan BRI Danareksa Sekuritas. Sentimen AS-Iran dan The Fed mempengaruhi pasar.
IHSG berpotensi menguat ke 8.360 jelang RDG BI, cermati saham INDY, ADMR, dan PGAS. Sentimen positif global dan domestik mendukung pergerakan ini.
IHSG diprediksi rentan koreksi akibat sentimen makroekonomi seperti pelemahan rupiah dan kondisi geopolitik, dengan area support di 9.110 & resistance di 9.170.
IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Ifonti.com buy asing signifikan.