IHSG diramal bergerak terbatas hari ini, simak saham ESSA, ENRG, hingga KOTA
IHSG diprediksi bergerak terbatas pada 7 Mei 2026, dengan saham ESSA, ENRG, dan KOTA direkomendasikan. Perhatikan geopolitik dan rupiah.
IHSG diprediksi bergerak terbatas pada 7 Mei 2026, dengan saham ESSA, ENRG, dan KOTA direkomendasikan. Perhatikan geopolitik dan rupiah.
IHSG diprediksi melemah ke 7.022-7.115 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026). Saham ADMR, BULL, DAAZ, dan HRTA direkomendasikan untuk “buy on weakness”.
IHSG berisiko koreksi ke 6.745-6.887 pada hari ini, Selasa (17/3/2026). Cermati saham BBCA, INDY, SUPA, dan TINS untuk peluang beli saat harga melemah.
IHSG berpeluang rebound ke kisaran 8.440–8.503 pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Saham AMMN, CMRY, TINS, dan TKIM direkomendasikan analis hari ini.
Indeks Bisnis-27 naik 0,25% ke 545,33 pada 12/2/2026, dipimpin saham INCO, NCKL, UNTR. IHSG berpotensi lanjut naik, waspadai koreksi ke 8.155-8.239.
IHSG diprediksi menguat pada 5 Februari 2026, dengan saham BKSL, MBMA, dan MEDC direkomendasikan untuk dibeli. Analis mencermati data ekonomi Indonesia 2025.
IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.
Sinarmas Sekuritas menurunkan rating saham PTBA dari add atau setara beli menjadi netral meski saham ini ramai diakumulasi investor asing.
IHSG melemah setelah naik 2,16%, analis rekomendasikan saham CENT, AGII, GJTL, ASRI, MEDC, dan SMBR untuk dicermati pekan depan.
IHSG awal 2026 diprediksi menguat, saham BBCA dan BBNI direkomendasikan untuk trading buy. Indeks ditutup di 8.646,94, naik 0,03% akhir 2025.