IHSG hari ini (28/2) terdorong saham AMMN, PANI, hingga BMRI ke zona hijau, dibuka naik jadi 8.322
IHSG naik tipis ke 8.322,91 didorong saham AMMN, PANI, BMRI. Saham big caps menguat, sementara TLKM dan DSSA melemah. Proyeksi IHSG konsolidasi.
IHSG naik tipis ke 8.322,91 didorong saham AMMN, PANI, BMRI. Saham big caps menguat, sementara TLKM dan DSSA melemah. Proyeksi IHSG konsolidasi.
IHSG diproyeksi koreksi lanjut, cermati saham RAJA dan RATU. IHSG melemah 1,37% ke 8.280. MNC Sekuritas rekomendasikan buy on weakness untuk RAJA dan RATU.
IHSG naik 1,5% ke 8.396, saham BUMI, BBCA, BIPI menguat. Pasar Asia positif pasca keputusan MA AS batalkan tarif Trump.
IHSG naik 0,72% pekan ini, namun saham HILL, SGRO, dan LINK masuk daftar top losers dengan penurunan signifikan.
Pasar modal Indonesia menghadapi tantangan transparansi dan rawan pencucian uang. BEI dan OJK didesak berbenah untuk mengembalikan kepercayaan investor.
Menteri Keuangan Purbaya yakin tekanan IHSG akibat MSCI hanya sementara karena fondasi ekonomi Indonesia kuat. OJK akan menindaklanjuti isu pasar saham.
Reksa dana saham diproyeksikan tumbuh 7%-9% tahun ini, didorong sektor energi dan komoditas.
IHSG diprediksi konsolidasi pekan depan akibat pelemahan rupiah dan teknikal overbought. Saham rekomendasi: GJTL, MEDC, CENT, AGII, ASRI, SMBR.
IHSG melemah setelah naik 2,16%, analis rekomendasikan saham CENT, AGII, GJTL, ASRI, MEDC, dan SMBR untuk dicermati pekan depan.
IHSG menguat 0,13% ke 8.936,75 didorong saham BBCA, DSSA, dan AMMN. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen defisit APBN dan peningkatan cadangan devisa.