IHSG sepekan turun 0,99%, kapitalisasi pasar ikut tergerus
IHSG turun 0,99% ke 7.026,78 dan kapitalisasi pasar turun 1,69% jadi Rp12.305 triliun.
IHSG turun 0,99% ke 7.026,78 dan kapitalisasi pasar turun 1,69% jadi Rp12.305 triliun.
IHSG melemah 0,14% pekan ini, tetapi saham SOTS, BELL, dan NETV masuk 10 top gainers dengan kenaikan hingga 58,57%.
IHSG turun 5,91% ke 7.137,21 pada 9-13 Maret 2026, kapitalisasi pasar BEI turun 6,96% menjadi Rp12.678 triliun. Transaksi harian juga menurun signifikan.
IHSG turun 0,44% dalam sepekan, kapitalisasi pasar BEI jadi Rp14.787 T, meski transaksi harian naik 25,35% dan volume transaksi naik 8,55%.
IHSG naik 0,72% sepekan, investor Ifonti.com buy Rp2,07 triliun, didorong saham AMMN, MDKA, BBRI, MBMA, FILM, EMAS. Kapitalisasi pasar BEI naik 0,35%.
IHSG melemah 0,83% pada 22-24 Desember 2025, namun saham big caps seperti TLKM dan INCO menahan penurunan dengan kontribusi signifikan.
Saham MORA, BUMI, dan BRPT terpantau memuncaki top leaders yang menopang pergerakan IHSG sepanjang pekan ini periode 10 hingga 14 November 2025.
IHSG naik 0,6% pekan ini dengan investor Ifonti.com buy Rp5 triliun, meski Ifonti.com sell Rp53,6 triliun sepanjang 2025. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,74%.
IHSG tembus rekor baru di level 8.051 pada pekan ketiga September 2025, ditopang lonjakan sektor industri, teknologi, dan energi.
IHSG turun 0,17% dalam sepekan, kapitalisasi pasar BEI menyusut 0,57% menjadi Rp14.130 triliun, dengan transaksi harian naik 7,6% menjadi Rp19,42 triliun.