Rupiah sudah tembus Rp17.400 per dolar AS, BI upayakan terus intervensi pasar
Rupiah melemah ke Rp17.400 per dolar AS, BI intervensi pasar untuk stabilisasi di tengah ketegangan global. Mata uang Asia lainnya juga tertekan.
Rupiah melemah ke Rp17.400 per dolar AS, BI intervensi pasar untuk stabilisasi di tengah ketegangan global. Mata uang Asia lainnya juga tertekan.
IHSG tertekan akibat kebijakan MSCI yang menahan dana asing, memicu outflow hingga Rp15 triliun. Investor domestik berperan penting menyerap tekanan jual.
IHSG dan rupiah melemah akibat gejolak Timur Tengah, menekan fiskal negara. Pemerintah perlu evaluasi kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Tekanan dari sentimen MSCI dan pelemahan rupiah mendorong koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
IHSG dibuka melemah ke 7.367, saham BBRI, BMRI, MEDC turun. Pelemahan rupiah dan harga minyak tinggi jadi sentimen negatif.
IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.
Bank Indonesia memperketat aturan transaksi valas mulai 1 April 2026 untuk meredam pelemahan rupiah.
IHSG menjadi indeks dengan kinerja terburuk di regional, dengan peluang akumulasi bertahap untuk saham berfundamental baik terbuka lebar.
Pemerintahan Prabowo Subianto menghadapi tekanan fiskal, moneter, dan finansial awal 2026. Defisit APBN melebar, rupiah melemah, dan IHSG anjlok.
IHSG ditutup melemah 1,37% ke 8.895 karena aksi profit taking dan pelemahan rupiah. Pasar menanti intervensi BI dan stabilitas fiskal untuk menahan outflow.