Rupiah 2026 di tengah tekanan dolar AS, ada peluang BI rate naik
Rupiah melemah ke Rp17.575 per dolar AS pada Mei 2026 akibat ketegangan geopolitik dan harga minyak, sehingga analis memprediksi peluang BI Rate naik.
Rupiah melemah ke Rp17.575 per dolar AS pada Mei 2026 akibat ketegangan geopolitik dan harga minyak, sehingga analis memprediksi peluang BI Rate naik.
IHSG diprediksi bergerak terbatas di 8.230-8.430, investor wait and see. Rekomendasi beli saham ADMR, AHAP, PADI, dan jual VISI.
Rupiah menguat ke Rp16.667 per dolar AS setelah The Fed menurunkan suku bunga 25 bps. Penguatan juga dialami mata uang Asia lainnya.
IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan, didukung penguatan rupiah, stimulus pemerintah, dan data ekonomi positif.
IHSG diprediksi menguat pekan depan dengan saham ASII, JSMR, hingga ICBP sebagai rekomendasi.
IHSG berpotensi tembus 8.000 saat HUT ke-48 Pasar Modal RI, didorong penurunan suku bunga dan stabilitas makro.
Obligasi Indonesia diprediksi unggul di Asia saat The Fed turunkan suku bunga, didukung imbal hasil tinggi dan potensi pelonggaran moneter oleh Bank Indonesia.