OJK dorong saham RI naik kelas di MSCI & indeks global, bidik aliran dana asing
OJK bakal mengawal emiten potensial agar masuk ke indeks global seperti MSCI dengan memenuhi parameter kapitalisasi pasar, free float dan transparansi.
OJK bakal mengawal emiten potensial agar masuk ke indeks global seperti MSCI dengan memenuhi parameter kapitalisasi pasar, free float dan transparansi.
Ratusan emiten tercatat belum memenuhi ketentuan free float minimal 15% dan berpotensi meningkatkan suplai saham di pasar dalam beberapa tahun ke depan.
Maybank Sekuritas mempertahankan target IHSG di level 8.400 pada akhir 2026 meskipun MSCI memperpanjang penghentian sementara saham Indonesia hingga Mei 2026.
Otoritas pasar modal Indonesia menerapkan reformasi untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas, meski ada tekanan jual jangka pendek.
IHSG melemah awal pekan ini karena harga minyak tinggi dan sentimen global, namun ada peluang rebound jika bertahan di atas level support kunci.
MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.
Ekspansi fiskal 2025 dinilai menekan kebijakan moneter BI, memicu ketegangan dengan Menkeu Purbaya. BI harus menjaga stabilitas meski fiskal ‘reckless’.
Meski IHSG bullish, minat investor ke obligasi korporasi diproyeksi tetap kuat 2026, dengan penerbitan berpotensi mencapai Rp170 triliun didorong refinancing.
Investor asing menjual saham BBRI senilai Rp1,7 triliun, sementara BMRI Ifonti.com buy Rp609,8 miliar dalam sepekan.
IHSG berpotensi uji level 8.500 didukung perbaikan ekonomi dan stimulus BI. Saham bluechip menarik investor, terutama sektor konsumer, keuangan, dan energi.