Pilah-pilih saham batu bara paling panas menuju ekspor satu pintu
Saham batu bara dinilai overweight di tengah transisi kebijakan ekspor satu pintu. PT Indo Tambangraya Megah dan PT Bukit Asam jadi pilihan utama.
Saham batu bara dinilai overweight di tengah transisi kebijakan ekspor satu pintu. PT Indo Tambangraya Megah dan PT Bukit Asam jadi pilihan utama.
Memanasnya konflik antara AS-Iran membuka peluang bagi sejumlah sektor saham untuk mencetak cuan.
Bank Indonesia (BI) mengidentifikasi tiga jalur transmisi dampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi Indonesia: finansial, harga komoditas, dan perdagangan.
Kemenkeu siap meraup windfall dari kenaikan harga komoditas akibat perang Timur Tengah, meski bentuknya belum pasti. Evaluasi dengan Kementerian ESDM sedang berlangsung.
PT Bukit Asam (PTBA) belum memprioritaskan buyback saham karena kondisi pasar dinamis dan stabilitas saham. Kenaikan harga batu bara mendukung kinerja meski biaya operasional naik.
Saham emas dan batu bara seperti EMAS dan AADI menjadi incaran asing jelang Lebaran, meski IHSG terkoreksi. Analis rekomendasikan AADI dan ARCI.
Konflik AS-Iran memicu kenaikan harga batu bara, menguntungkan saham sektor ini seperti ITMG dan PTBA dalam jangka pendek. Investor disarankan akumulasi beli.
IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Komisaris MCOL, Diah Asriningpuri, membeli 1,08 juta saham MCOL senilai Rp4,13 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikannya menjadi 3,98 juta saham.