BI ungkap 3 jalur transmisi dampak perang Timur Tengah ke ekonomi RI
Bank Indonesia (BI) mengidentifikasi tiga jalur transmisi dampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi Indonesia: finansial, harga komoditas, dan perdagangan.
Bank Indonesia (BI) mengidentifikasi tiga jalur transmisi dampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi Indonesia: finansial, harga komoditas, dan perdagangan.
Kemenkeu siap meraup windfall dari kenaikan harga komoditas akibat perang Timur Tengah, meski bentuknya belum pasti. Evaluasi dengan Kementerian ESDM sedang berlangsung.
PT Bukit Asam (PTBA) belum memprioritaskan buyback saham karena kondisi pasar dinamis dan stabilitas saham. Kenaikan harga batu bara mendukung kinerja meski biaya operasional naik.
Saham emas dan batu bara seperti EMAS dan AADI menjadi incaran asing jelang Lebaran, meski IHSG terkoreksi. Analis rekomendasikan AADI dan ARCI.
Konflik AS-Iran memicu kenaikan harga batu bara, menguntungkan saham sektor ini seperti ITMG dan PTBA dalam jangka pendek. Investor disarankan akumulasi beli.
IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Komisaris MCOL, Diah Asriningpuri, membeli 1,08 juta saham MCOL senilai Rp4,13 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikannya menjadi 3,98 juta saham.
PNBP 2026 menghadapi tantangan dari volatilitas harga komoditas dan absennya dividen BUMN.
PTBA berpotensi mencatat dividend yield di bawah 10% pada 2025 akibat akibat tekanan harga batu bara dan peningkatan biaya operasional.