Ramalan analis untuk saham sektor properti 2026
Sektor properti diprediksi stabil pada 2026 dengan suku bunga BI 4,75%.
Sektor properti diprediksi stabil pada 2026 dengan suku bunga BI 4,75%.
Bank Indonesia diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuan beberapa kali hingga akhir 2026. Kapan saja prediksi waktunya?
Rupiah melemah ke Rp16.957 per dolar AS jelang pengumuman BI Rate. Ekonom prediksi BI tahan suku bunga di 4,75% untuk stabilkan nilai tukar dan inflasi.
Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia masih di bawah target BI 8%-11% meski ada pelonggaran kebijakan.
BTN berencana menyurati BI untuk meminta relaksasi terkait penurunan suku bunga kredit yang lambat, meski telah menjalankan program pemerintah dengan bunga rendah.
Saham blue chip perbankan diprediksi pulih di 2026 dengan pelonggaran moneter, meski 2025 melemah. Rotasi sektor ke finansial bisa dorong IHSG.
Saham perbankan melemah meski suku bunga turun, namun ada peluang reversal di 2026. Saham BBCA, BBRI, dan BMRI turun, sementara BBNI naik tipis.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,62% ke 554,96, didorong oleh kenaikan saham ADRO, ADMR, TLKM, dan BBCA.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
IHSG diprediksi menguat meski investor waspada jelang RDG BI. Saham AMRT, BRPT, dan SMDR jadi pilihan. BI Rate diperkirakan tetap di 4,75%.