Bank Indonesia naikkan BI rate 50 bps, apa dampaknya ke perekonomian?
Bank Indonesia menaikkan BI Rate 50 bps ke 5,25% untuk mengatasi ketidakpastian global dan menjaga stabilitas rupiah, meski berisiko menahan pertumbuhan ekonomi.
Bank Indonesia menaikkan BI Rate 50 bps ke 5,25% untuk mengatasi ketidakpastian global dan menjaga stabilitas rupiah, meski berisiko menahan pertumbuhan ekonomi.
Cadangan devisa Indonesia April 2026 mencapai US$146,2 miliar, cukup kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
Konflik global tidak berdampak langsung pada ekonomi Indonesia, namun tetap harus adaptif. Indonesia memiliki peluang bertahan dengan diversifikasi impor dan konsumsi domestik yang kuat.