IHSG berpeluang bangkit di tengah potensi rotasi saham blue chip
IHSG berpotensi rebound didorong rotasi modal asing ke saham blue chip perbankan, meski tertekan rebalancing MSCI. Outflow asing diprediksi melandai.
IHSG berpotensi rebound didorong rotasi modal asing ke saham blue chip perbankan, meski tertekan rebalancing MSCI. Outflow asing diprediksi melandai.
BNI akan buyback saham senilai Rp905,48 miliar untuk menjaga stabilitas harga dan fleksibilitas modal, disepakati dalam RUPST pada 9 Maret 2026.
BNI (BBNI) berencana buyback saham senilai Rp1,50 triliun untuk meredam tekanan jual dan menunjukkan harga saham tidak mencerminkan fundamental. RUPST dijadwalkan 9 Maret 2026.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,97% ke 556,03 pada 29 Desember 2025, dengan saham ADMR dan INKP naik signifikan. Sebanyak 14 saham menguat, 9 melemah, dan 4 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,61% ke 551,46 pada 5/11/2025, dipimpin saham BBCA, KLBF, dan MAPI. IHSG naik 0,93% ke 8.318,53 dengan transaksi Rp18,48 triliun.
Indeks Bisnis-27 turun 0,27% pada 9/9/2025, saham bank besar seperti BCA dan Mandiri melemah akibat aksi jual.
Investor asing ramai membeli saham BBRI senilai Rp474,72 miliar, sementara saham BBCA hingga BBKP dilego.
Indeks Bisnis-27 naik 1% ke 538,54 pada Senin (25/8/2025) didorong saham SCMA yang melonjak 12% dan CTRA naik 5,45%.
Saham bank jumbo anjlok, BBCA turun 2,30% akibat isu pengambilalihan dan reputasi, meski fundamental tetap solid. Koreksi ini dinilai jangka pendek.