Indeks Bisnis-27 melemah, saham ASII, TLKM, hingga MEDC masih bertenaga
Indeks Bisnis-27 melemah 0,73% ke 456,43, tetapi saham ASII, TLKM, dan MEDC menguat.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,73% ke 456,43, tetapi saham ASII, TLKM, dan MEDC menguat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 2,05% ke 450,37 pada 18 Mei 2026, namun saham ASII, MEDC, dan CPIN tetap menguat. Fokus pasar pada MSCI rebalancing.
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 1,14% ke 465,81, meski begitu, saham INCO, MBMA, ASII, dan MAPI tetap mencatatkan kenaikan signifikan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,45% ke 467,77, namun saham tambang seperti ADRO dan INCO tetap menguat. Rebalancing indeks akan dilakukan Mei 2026.
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
Indeks Bisnis-27 naik 0,53% pada 29 April 2026, didorong saham INCO, ASII, dan BUMI. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen geopolitik dan kebijakan fiskal pemerintah.