Sentimen MSCI tekan indeks Bisnis-27, saham INCO-BBRI melemah
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 1,14% ke 465,81, meski begitu, saham INCO, MBMA, ASII, dan MAPI tetap mencatatkan kenaikan signifikan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,45% ke 467,77, namun saham tambang seperti ADRO dan INCO tetap menguat. Rebalancing indeks akan dilakukan Mei 2026.
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
Indeks Bisnis-27 naik 0,53% pada 29 April 2026, didorong saham INCO, ASII, dan BUMI. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen geopolitik dan kebijakan fiskal pemerintah.
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,48% ke 471,69, didorong saham BUMI, BBCA, dan BRPT. IHSG juga naik 0,57% ke 7.146,81 dengan 321 saham menguat.