Indeks Bisnis-27 ditutup melemah, saham MEDC hingga BUMI ke zona merah
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,47% dipimpin saham INDF dan TLKM. Saham ASII dan JPFA melemah. The Fed wait and see dampak harga minyak, pemerintah siapkan kebijakan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 1,37% ke 478,47 pada Senin (30/3/2026) dipengaruhi saham AMRT dan BBCA. Ketidakpastian global dan konflik AS-Iran memicu kekhawatiran ekonomi.
Indeks Bisnis-27 melemah 2,02% ke 486,06 pada 13 Maret 2026, tertekan saham INCO dan BRPT. Saham ADMR, HEAL, dan AMRT menguat. IHSG diprediksi koreksi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,46% ke 551,03, namun saham INKP, MYOR, dan BMRI tetap menguat. Pasar cenderung wait and see jelang perundingan AS-Iran.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,12% pada 24/2/2026, didorong saham JPFA, ANTM, dan BRPT. IHSG diproyeksikan lanjut menguat, meski ada potensi volatilitas.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,13% ke 545,02, namun saham ADRO, BUMI, dan MEDC tetap menguat. Total transaksi mencapai Rp388,2 miliar.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,91% ke 538,67, namun saham BUMI, INKP, dan MAPI tetap menguat. IHSG diprediksi bergerak sideways di 8.180-8.300.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah di level 584,18, tertekan oleh penurunan saham NCKL, INCO, dan MEDC. IHSG juga melemah, bergerak di rentang 8.206-8.241.