Jelang rebalancing MSCI, saham konglomerat risiko hadapi badai ARB
Sejumlah saham konglomerat Indonesia berisiko ARB setelah rebalancing MSCI pada 29 Mei 2026. Nasibnya bergantung pada daya serap pasar terhadap saham yang dilepas.
Sejumlah saham konglomerat Indonesia berisiko ARB setelah rebalancing MSCI pada 29 Mei 2026. Nasibnya bergantung pada daya serap pasar terhadap saham yang dilepas.
MSCI akan memperketat aturan pemilihan saham, memicu volatilitas jangka pendek di pasar modal Indonesia, terutama bagi saham baru dan berkapitalisasi besar.