Saham ANTM, BRMS, hingga KLBF bawa Indeks Bisnis-27 dibuka melemah
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
IHSG rebound 0,41% ke 7.101,23 didukung saham BREN & AMMN. Pasar menanti data The Fed dan laporan keuangan emiten kuartal I/2026.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,48% ke 471,69, didorong saham BUMI, BBCA, dan BRPT. IHSG juga naik 0,57% ke 7.146,81 dengan 321 saham menguat.
IHSG dibuka naik 0,58% ke 7.147, saham BBCA, BREN, TPIA menguat. Namun, IHSG berisiko terkoreksi karena aksi jual asing dan ketidakpastian geopolitik.
Saham BUMI, BBCA dan BRPT menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 yang naik 0,48% ke level 471,69.
IHSG dibuka menguat ke 7.671 pada 20 April 2026, dengan saham BBCA, BUMI, dan TLKM naik. IHSG diprediksi konsolidasi dengan resistance di 7.773.
IHSG menguat 2,35% ke level 7.634 sepanjang pekan 13-17 April 2026, dengan kapitalisasi pasar Bursa melonjak Rp446 triliun menjadi Rp13.635 triliun.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada 17 April 2026, didorong saham ASII, UNTR, dan BRPT. IHSG juga naik 0,28%.
IHSG naik 1,25% ke 7.771 pada 15 April 2026, didukung saham BBCA, TPIA, dan BBRI. Pasar menyambut roadmap OJK untuk memperdalam pasar keuangan.