IHSG bidik area 7.843 usai melonjak 2,34%, cermati saham BBNI, HRTA hingga NICL
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 7.700-7.843 setelah melonjak 2,34% ke 7.675 pada perdagangan sebelumnya.
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 7.700-7.843 setelah melonjak 2,34% ke 7.675 pada perdagangan sebelumnya.
Indeks Bisnis-27 naik 1,91% ke 497,40, dipimpin saham UNTR dan BBCA. Penguatan didorong meredanya ketegangan geopolitik dan fokus investor pada data ekonomi.
Perusahaan terbuka agresif buyback saham untuk stabilkan harga dan tunjukkan kepercayaan diri di tengah pasar bergejolak akibat isu geopolitik dan harga minyak.
IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.
IHSG berpotensi uji level 7.200 usai libur Lebaran. Saham pilihan: BBYB, EXCL, MBMA, HRTA. Rekomendasi buy on weakness untuk perdagangan 25 Maret 2026.
Perdagangan saham di BEI akan dibuka kembali besok, Rabu (25/3/2026), usai libur panjang untuk momen Nyepi dan Idulfitri 2026.
IHSG dibuka menguat 1,49% ke 7.446,55 pada 10/3/2026, saham PTRO, ANTM, dan TINS naik signifikan. Sentimen positif dari Wall Street mendukung penguatan.
IHSG mengalami rebound dengan mencetak kenaikan 1,76% atau 133,47 poin menuju level 7.710,53 pada perdagangan hari ini, Kamis (5/3/2026).
IHSG rebound 2,03% ke 7.730,54, saham CUAN, BUMI, BIPI menguat. Konflik Timur Tengah dan penurunan outlook Indonesia jadi sentimen negatif.
IHSG diprediksi lanjut menguat, cek saham pilihan BNI Sekuritas: PANI, JPFA, BULL, EMAS, ENRG, RAJA. Waspadai koreksi jika IHSG tak tembus 8.450.