
Ifonti.com JAKARTA. Di tengah momentum bulan Ramadan, harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus merangkak naik pada Selasa (24/2/2026).
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 3.068.000. Harga emas Antam itu naik Rp 40.000 jika dibandingkan dengan harga pada Senin (23/2/2026) yang berada di level Rp 3.028.000 per gram.
Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.854.000 per gram. Harga tersebut juga naik Rp 41.000 jika dibandingkan dengan harga buyback pada Senin (23/2/2026) yang ada di Rp 2.813.000 per gram.
Mengomentari hal ini, Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menilai, meskipun tren emas masih positif, dalam jangka pendek pergerakan harga berpotensi berkonsolidasi.
BEI Suspensi Aktivitas Perdagangan Wanteg Sekuritas, Ini Alasannya
“Untuk jangka pendek ini, emas diperkirakan masih akan berkonsolidasi, sehingga merupakan peluang bagus untuk investor jangka panjang kembali menambahkan posisi ketika harga terkoreksi,” ujar Lukman, Senin (24/2/2026).
Di tengah kondisi saat ini, ia menyarankan strategi portofolio yang seimbang. Investor dapat mempertahankan mayoritas kepemilikan emas sambil tetap memanfaatkan volatilitas jangka pendek.
“Strategi ideal, mempertahankan sebagian besar 60%–70% dan bisa melakukan swing trading pada sisa 30%–40%,” tambahnya.
Dari sisi sentimen, Lukman melihat harga emas global sedang bergejolak karena investor masih mencerna sejumlah perkembangan global.
Di antaranya putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait tarif serta ancaman tarif baru sebesar 15% dari mantan Presiden AS Donald Trump.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan perkembangan pembicaraan antara Iran dan AS yang diperkirakan berlangsung pekan ini.
Dari dalam negeri, faktor musiman turut menopang harga. Permintaan emas fisik biasanya meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran.
Saham Melonjak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA untuk SATU, SKBM, POLI
“Permintaan domestik diperkirakan akan mendukung harga sekitar 2% premium menjelang Lebaran,” jelas Lukman.
Meski volatilitas jangka pendek masih terjadi, Lukman menegaskan tren jangka panjang emas tetap bullish. Untuk semester I 2026, ia memperkirakan harga emas Antam berpotensi bergerak di kisaran Rp 3,1 juta hingga Rp 3,2 juta per gram.