Tertekan tensi geopolitik, rupiah melemah ke Rp 16.905 per dolar AS pada Kamis (5/3)

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada Kamis (5/3/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,08% secara harian ke Rp 16.905 per dolar AS. 

Sementara berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,14% secara harian ke Rp 16.886 per dolar AS. 

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh perang di Timur Tengah. Disebutkan bahwa kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka dan menewaskan sedikitnya 80 orang. Pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki. 

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.905 Per Dolar AS Hari Ini (5/3), Asia Terkoreksi

Pasukan Iran telah menyerang kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz. Ledakan dilaporkan terjadi di dekat sebuah kapal tanker di lepas pantai Kuwait. 

“Konflik memasuki hari keenam,” ujar Ibrahim, Kamis (5/3/2026). 

Ibrahim menambahkan, sentimen geopolitik Timur Tengah masih membayangi pergerakan rupiah besok (6/3/2026). Selain itu, sentimen nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed yang baru serta prospek pertumbuhan ekonomi juga perlu dicermati. 

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Jumat (6/3/2026) bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.900 – Rp 16.940 per dolar AS.

BEI Cabut Suspensi Widodo Makmur (WMPP), Tapi Analis Beri Rekomendasi Not Rated