IHSG sepekan longsor nyaris 8 persen, kapitalisasi pasar Rp13.627 T

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sepekan berakhir negatif. Bahkan, IHSG longsor nyaris 8 persen sepanjang pekan ini.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, berdasarkan data perdagangan saham di BEI selama periode 2—6 Maret 2026, IHSG anjlok 7,89 persen.

“Perubahan terjadi pada pergerakan IHSG selama sepekan sebesar 7,89 persen, sehingga ditutup pada level 7.585,687, dari posisi 8.235,485 pada pekan lalu,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/2/2026).

1. Kapitalisasi pasar BEI turun tajam

Sejalan dengan anjloknya IHSG, nilai kapitalisasi pasar BEI juga mengalami koreksi tajam.

Kapitalisasi pasar BEI sepekan ini tercatat sebesar Rp13.627 triliun. Angka itu merosot 7,85 persen dari pekan sebelumnya sebesar Rp14.787 triliun.

2. Volume transaksi harian catat penurunan terdalam

Adapun rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami penurunan terdalam sebesar 17 persen menjadi 42,34 miliar lembar saham disbanding pekan sebelumnya sebanyak 51,02 miliar lembar saham.

Sementara rata-rata frekuensi harian BEI juga ditutup turun sebesar 7,33 persen menjadi 2,73 juta kali transaksi dari 2,95 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian BEI juga anjlok 16,64 persen menjadi Rp24,97 triliun dari pekan sebelumnya ebesar Rp29,95 triliun.

3. Nilai jual bersih sepanjang 2026

Investor asing pada Jumat (6/2) mencatatkan total nilai jual bersih sebesar Rp263 miliar.

Sementara sepanjang tahun ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp7,29 triliun. Nilai tersebut turun dibanding pekan sebelumnya sebesar Rp9,51 triliun.

IHSG Kebakaran Seharian, 5 Saham Ini Masih Bisa Cuan Mengenal Net Buy Asing dan Pengaruhnya terhadap Pergerakan IHSG