
Ifonti.com – , JAKARTA – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melalui sejumlah periode libur mulai dari cuti bersama Nyepi hingga Idulfitri 2026 mulai pekan depan.
Berdasarkan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Minggu (13/5/2026), perdagangan saham akan libur pada Rabu (18/3/2026) bertepatan dengan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Kemudian, perdagangan di bursa kembali libur pada Kamis (19/3/2026) bertepatan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Libur perdagangan saham berlanjut Jumat (20/3/2026) yang bersamaan dengan Cuti Bersama Idulfitri 1447 Hijriah.
: Polemik FCA Bursa: Antara Perlindungan Investor dan Jebakan ‘Saham Tidur’
Pekan berikutnya Senin (23/3/2026), perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia kembali libur bersamaan dengan Cuti Bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Selanjutnya, Selasa (24/3/2026) masih libur sejalan dengan Cuti Bersama Idulfitri 1447 Hijriah.
Dengan demikian, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia akan dibuka kembali pada Rabu (25/3/2026).
: : Danantara Pastikan Masuk Bursa
Jelang periode liburan Nyepi dan Lebaran 2026, indeks harga saham gabungan (IHSG) tercatat ditutup melemah 5,91% pada level 7.137,21 pada periode 9-13 Maret 2026. Kapitalisasi pasar BEI juga ikut turun pada pekan ini.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan IHSG selama sepekan ditutup mengalami pelemahan 5,91% pada posisi 7.137,21 dari 7.585,68 pada pekan sebelumnya.
: : Bursa Jepang Rebound Didorong Turunnya Harga Minyak, Nikkei Melonjak 3%
Penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa sebesar 6,96% menjadi Rp12.678 triliun dari Rp13.627 triliun pada pekan sebelumnya.
“Perubahan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini sebesar 25,49% menjadi 31,55 miliar saham, dari 42,34 miliar saham pada pekan sebelumnya,” katanya, Jumat (14/3/2026).
Rata-rata nilai frekuensi transaksi harian BEI turut turun sebesar 31,53% menjadi 1,87 juta kali transaksi dari 2,73 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.
Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga berubah sebesar 31,10% menjadi Rp17,2 triliun, dari Rp24,97 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing pada Jumat (14/3/2026) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp117,17 miliar dan sepanjang 2026 investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp8,85 triliun.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.