Penjualan emas Antam (ANTM) tembus Rp23,89 triliun kuartal I/2026

Ifonti.com , JAKARTA — PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam membukukan penjualan emas senilai Rp23,89 triliun pada kuartal I/2026, berkontribusi sebesar 81% terhadap total pendapatan bersih perseroan.

Adapun realisasi itu tumbuh 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp21,61 triliun. Secara volume, Antam mencatatkan penjualan logam mulia sebanyak 8.464 kilogram (kg) atau setara dengan 272.124 troy oz.

Pencapaian segmen emas ini turut mengerek total penjualan bersih perseroan menjadi Rp29,32 triliun pada kuartal I/2026, naik 12% year on year (YoY). Menariknya, pasar domestik tercatat menjadi penyerap utama dengan kontribusi sebesar Rp28,31 triliun atau setara 97% dari total penjualan bersih.

: Laba Antam (ANTM) Melejit 59,85% jadi Rp3,40 Triliun Kuartal I/2026

Moncernya kinerja penjualan lantas mengerek laba bersih Antam sebesar 58% YoY menjadi Rp3,66 triliun. Sejalan dengan itu, laba bersih per saham dasar ikut naik menjadi Rp141,77 dari sebelumnya Rp88,69 pada kuartal I/2025.

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menjelaskan bahwa capaian ini didorong oleh penguatan strategi pemasaran domestik yang adaptif dan inovatif.

“Implementasi strategi operasional yang tangguh, serta manajemen keuangan yang disiplin dan prudent telah mendorong penguatan kinerja secara berkelanjutan,” ujar Untung dalam keterangan resminya, Selasa (28/4/2026).

Di sisi lain, segmen nikel menyumbang Rp4,47 triliun atau 15% dari total penjualan, tumbuh 19% YoY. Kinerja ini didukung volume produksi bijih nikel sebesar 3,88 juta wet metric ton (wmt) yang seluruhnya diserap pasar domestik.

Segmen bauksit dan alumina juga menunjukkan tren positif dengan kontribusi Rp879,14 miliar, tumbuh 24% YoY. Rinciannya, produksi bauksit mencapai 628.785 wmt dan alumina tercatat sebanyak 49.566 ton per kuartal I/2026.

: : Menguji Formula Baru HPM Nikel 2026 Poles Emiten Tambang ANTM hingga INCO

Sepanjang kuartal I/2026, Antam mencatatkan pertumbuhan total aset sebesar 31% mencapai Rp63,30 triliun. Sejalan dengan hal tersebut, ekuitas perseroan juga meningkat 17% secara tahunan menjadi Rp40,41 triliun.

Adapun posisi kas dan setara kas juga menebal ke Rp9,04 triliun, naik dari Rp6,92 triliun pada periode tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan fleksibilitas keuangan ANTM dalam mendukung kebutuhan operasional.

Aneka Tambang Tbk. – TradingView

_________ 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.