
Ifonti.com – JAKARTA. Di tengah volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Indo Premier Sekuritas (IPOT) menilai trading tidak lagi ditentukan oleh kemampuan analisis manual atau tampilan aplikasi yang statis.
Melainkan oleh kecepatan membaca data, presisi eksekusi dan kemampuan sistem dalam memproses informasi secara real time.
CEO PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Moleonoto melihat banyak investor kini beralih dari pendekatan berbasis interpretasi menuju penggunaan sistem berbasis data real time untuk memastikan akurasi keputusan.
Dalam era di mana market bergerak cepat dan kompleks, presisi menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan.
IHSG Ditutup Merosot ke Level 6.956 di Penghujung April 2026, Cermati Pemicunya
Pendekatan berbasis artificial intelligence (AI) real time memberikan keunggulan kompetitif dengan menghilangkan bias emosi, mempercepat respons terhadap perubahan market, serta meningkatkan probabilitas keberhasilan dalam trading.
“Realitas industri saat ini menunjukkan bahwa sebagian besar platform trading masih mengandalkan UI/UX statis yang tidak mampu mengikuti pergerakan market yang sangat cepat,” kata Moleonoto dalam keterangan resmi, Selasa (5/5).
Ia menambahkan sistem UI/UX yang lambat menyebabkan entry terlambat, data delay menghasilkan keputusan yang salah, dan tanpa AI real time investor kehilangan konfirmasi atas pergerakan smart money.
Dalam kondisi ini, UI bukan hanya tidak membantu, tetapi justru menjadi sumber risiko finansial yang nyata.
Lebih jauh, praktik trading di banyak broker manual masih didominasi oleh keputusan berbasis emosi dan asumsi. Investor melakukan buy karena “feeling”, sell karena panik, dan mengikuti narasi komunitas tanpa validasi data real time.
“Tanpa indikator momentum, tanpa deteksi tekanan transaksi, dan tanpa konfirmasi sebelum entry, hasilnya adalah posisi yang salah, terjebak di pucuk dan kerugian yang berulang. Dalam era market cepat, pendekatan ini tidak lagi relevan, melainkan menjadi bentuk spekulasi berisiko tinggi,” ujar Moleonoto.
IHSG Berpotensi Rawan Terkoreksi pada Senin (4/5/2026), Ini Penyebabnya
Menjawab tantangan tersebut, IPOT mengembangkan UI/UX sebagai sistem dinamis berbasis AI real time yang bergerak setiap detik mengikuti market.
UI/UX IPOT tidak lagi sekadar dashboard visual, tetapi menjadi mesin eksekusi yang memberikan insight, validasi, dan kemampuan eksekusi secara langsung.
Sistem ini terintegrasi penuh dengan berbagai fitur utama seperti AI Live Orderbook, AI Live, LADI, Hit Action, Antrian Order Live, dan ROBO Trading System.
“UI yang tidak berbasis AI real time hanyalah ilusi kontrol. Dalam market yang bergerak cepat, layar tanpa sistem bukan alat bantu melainkan sumber kerugian yang menunggu terjadi,” pungkas Moleonoto.