
Ifonti.com Jakarta. Harga saham emiten tambang emas, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) terus meningkat di tengah tren peningkatan harga emas dunia. Meski harga naik tinggi, saham ARCI memiliki daya tarik berupa dividen.
Emiten milik Grup Rajawali milik Peter Sondakh ini memutuskan membagikan dividen sebesar 60 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,04 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.
Keputusan pembagian dividen tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Rajawali Place, Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Total dividen yang dibagikan ARCI setara dividend payout ratio (DPR) 60% dari laba bersih perseroan sepanjang 2025 yang mencapai 102,52 juta dollar AS. “Jadi buat investor yang pegang saham ARCI, jangan dijual dulu. Ada dividen yang mau dibagikan,” kata Direktur Utama Archi Indonesia, Rudi Suhendra, dalam paparan publik, Kamis (7/5/2026).
Rudi menambahkan sebagian dividen telah lebih dulu dibayarkan kepada pemegang saham melalui dividen interim pada akhir tahun lalu.
“Dari total 60 juta dollar AS, sebesar 30 juta dollar AS telah dibayarkan sebagai dividen interim pada Desember 2025,” ujar Rudi dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Jumbo! Saham Bank Daerah Ini Siap Bayar Dividen Setara 4x Bunga Deposito Rupiah
Sementara itu, sisa dividen sebesar 30 juta dollar AS dijadwalkan dibayarkan pada Juni 2026.
Mengacu kurs Jisdor Bank Indonesia per 6 Mei 2026 di level Rp 17.405 per dollar AS, total dividen ARCI setara sekitar Rp 1,04 triliun. Adapun sisa dividen yang akan dibayarkan pada Juni 2026 mencapai sekitar Rp 522,15 miliar.
Pada Desember 2025 lalu, ARCI membagikan dividen interim sebanyak Rp 449 miliar. Dengan jumlah itu, investor mendapatkan dividen yang setara Rp19,81 per saham.
Kini dengan pelemahan rupiah, dividen per saham ARCI diprediksi akan meningkat. Perhitungan KONTAN, investor bisa mendapatkan setoran dividen sekitar Rp 25 per saham ARCI.
Di sisi lain, harga saham ARCI dalam tren belakangan ini. Harga saham ARCI pada perdagangan Rabu 7 Mei 2026 ditutup di level 1.605, naik sebsar 1,27% secara harian. Selama sebulan terakhir, harga saham ARCI meningkat 165 poin atau 11,46%.
Tonton: Duo Bos Sritex Divonis! Negara Rugi Rp 1,3 Triliun
Kinerja operasional ARCI sepanjang 2025 juga menunjukkan pertumbuhan positif. Perseroan mencatat produksi emas sebesar 122.000 ounces atau tumbuh 33% secara tahunan (year on year/YoY).
Peningkatan produksi emas turut mendorong pendapatan ARCI menjadi 496,22 juta dollar AS pada 2025.
Dari total pendapatan tersebut, kontribusi terbesar berasal dari pasar domestik sebesar 390,86 juta dollar AS. Sementara pendapatan dari pasar luar negeri mencapai 96,37 juta dollar AS.
Di sisi lain, kenaikan pendapatan diikuti peningkatan beban pokok penjualan yang naik dari 227,09 juta dollar AS pada 2024 menjadi 286,18 juta dollar AS pada 2025.
ARCI juga mencatat beban penjualan sebesar 476.634 dollar AS, beban umum dan administrasi sebesar 11,81 juta dollar AS, serta beban operasi lain sebesar 1,88 juta dollar AS.
Selain itu, perseroan membukukan beban keuangan sebesar 40,24 juta dollar AS dan beban pajak penghasilan sebesar 63,42 juta dollar AS.
Pembagian dividen jumbo ini memperkuat komitmen ARCI dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah pertumbuhan produksi dan pendapatan perseroan sepanjang 2025.