Saham perbankan sesi I Jumat (8/5) kompak menguat, saham BBCA paling kencang

Ifonti.com – JAKARTA. Saham perbankan terpantau berhasil beranjak dari zona merah. Namun, tren penguatan harga ini nampak tak seragam. 

Pada akhir perdagangan sesi I, Jumat (8/5/2026), hampir seluruh saham bank berkapitalisasi pasar besar alias big banks parkir di zona hijau. 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan penguatan paling tinggi, yakni sebesar 2,41% secara harian menjadi Rp 6.375. Selama sesi I, BBCA sempat menyentuh harga tertingginya dalam sepekan di Rp 6.400. 

Dividen BRI Cair Hari Ini, Investor Terima Rp 209 per Saham

Menyusul, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 1,29% secara harian menjadi Rp 4.700, menjadi level tertingginya dalam sepekan terakhir, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang naik 1,21% secara harian menjadi Rp 3.350, juga menyentuh harga tertingginya dalam sepekan.

Di sisi lain, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) justru stagnan di harga Rp 3.980. Kendati begitu, posisi ini juga menjadi yang tertinggi dalam catatan pergerakan harga dalam sepekan. 

Namun, dua bank milik negara lainnya kompak mencatatkan koreksi. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun harga 2,76% secara harian menjadi Rp 1.935, sementara PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) terkoreksi 1,41% secara harian menjadi Rp 1.400. 

Dari jajaran bank swasta, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) berhasil mencatatkan penguatan harga yang cukup signifikan, yakni 5,17% secara harian menjadi Rp 4.270. 

Agak berbeda, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) hanya mampu menguat 0,59% secara harian ke harga Rp 1.710, sementara PT Bank Permata Tbk (BNLI) stagnan di harga Rp 3.440. 

Secara keseluruhan, indeks harga saham gabungan (IHSG) parkir di zona merah dengan catatan koreksi 0,08% secara harian di 7.168,46. 

Pendanaan Fintech Lending dari Lender Luar Negeri Naik 18,28% per Maret 2026