
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mampu meraih kenaikan kinerja pada periode kuartal I-2026. Di mana pendapatan dan laba bersih CMRY melonjak pada periode Januari-Maret 2026.
Berdasarkan laporan keuangannya hingga 31 Maret 2026, CMRY mampu meraih pendapatan senilai Rp 3,16 triliun. Perolehan itu meningkat 27,87% year on year (YoY) dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,43 triliun.
Secara rinci, segmen pendapatan dari produk olahan susu mencapai Rp 1,31 triliun dan makanan konsumsi Rp 1,8 triliun.
Seiring kenaikan penjualan, beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp 1,77 triliun dari sebelumnya Rp 1,35 triliun. Meski demikian, laba bruto perusahaan tetap tumbuh menjadi Rp 1,34 triliun dari Rp 1,08 triliun pada kuartal I-2025.
Dibayangi Sentimen Geopolitik, Indeks Dolar Berpotensi Menguat
Dari sisi operasional, beban penjualan dan pemasaran tercatat Rp 654,68 miliar, naik dibandingkan Rp 519,33 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Beban umum dan administrasi juga meningkat menjadi Rp 62,39 miliar dari Rp 59,34 miliar.
Namun, perusahaan masih mampu membukukan laba usaha sebesar Rp 629,01 miliar, tumbuh dari Rp 505,01 miliar pada kuartal I-2025.
Sementara itu, pendapatan keuangan tercatat sebesar Rp 66,99 miliar, meskipun lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp 88,80 miliar. CMRY juga mencatat laba atas selisih kurs neto sebesar Rp 1,45 miliar.
Dengan capaian tersebut, laba sebelum pajak penghasilan meningkat menjadi Rp 700,47 miliar dari Rp 603,58 miliar pada kuartal I-2025.
Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar Rp 145,44 miliar, laba periode berjalan yang dibukukan perusahaan mencapai Rp 555,03 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan laba periode berjalan pada kuartal I-2025 yang sebesar Rp 479,89 miliar.
Adapun perusahaan melaporkan total laba bersih mencapai Rp 555 miliar, meningkat 15,65% yoy dari sebelumnya Rp 479,86 miliar.
Dengan begitu, laba per saham dasar naik menjadi Rp 69,94 per saham, dibandingkan Rp 60,47 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.
CMRY Chart by TradingView
Dari sisi neraca, CMRY membukukan total aset sebesar Rp 9,47 triliun per akhir Maret 2026, tumbuh dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp 8,74 triliun. Total liabilitas perusahaan tercatat Rp 2,13 triliun dan ekuitas mencapai Rp 7,33 triliun.
Perusahaan juga melaporkan saldo kas dan setara kas akhir tahun mencapai Rp 1,3 triliun, menurun dari sebelumnya Rp 1,45 triliun.