Jadwal libur bursa saham saat Kenaikan Yesus Kristus & Iduladha 2026

Ifonti.com , JAKARTA — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki rangkaian periode libur mulai dari peringatan Kenaikan Yesus Kristus hingga cuti bersama Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Mei 2026.

Berdasarkan informasi BEI yang dikutip Kamis (14/5/2026), perdagangan saham diliburkan pada Kamis (14/5/2026) bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus.

Selanjutnya, perdagangan bursa juga kembali libur pada Jumat (15/5/2026) yang merupakan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus. Dengan demikian, pasar saham akan kembali dibuka pada Senin (18/5/2026).

: IHSG Sepekan Turun 3,53% ke 6.723, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp581 Triliun

Adapun dua pekan kemudian, perdagangan saham kembali diliburkan pada Rabu (27/5/2026) bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kemudian, BEI juga meniadakan perdagangan pada Kamis (28/5/2026) yang merupakan cuti bersama Iduladha. Perdagangan saham baru akan kembali berlangsung pada Jumat (29/5/2026).

: : Daftar Saham Paling Cuan Kala IHSG Tertekan MSCI

Menjelang periode libur tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah dengan koreksi 3,53% ke level 6.723,32 sepanjang perdagangan pekan ini, yakni 11–13 Mei 2026. Kapitalisasi pasar Bursa juga menyusut Rp581 triliun menjadi Rp11.825 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan IHSG sepekan ditutup melemah 3,53% dari level 6.936,39 pada pekan sebelumnya menjadi 6.723,32.

: : IHSG Melemah, Kinerja Emiten Kuartal II/2026 Jadi Penentu Arah

Adapun kapitalisasi pasar Bursa tercatat turun 4,68% menjadi Rp11.825 triliun dibandingkan Rp12.406 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami penurunan 22,01% menjadi 35,76 miliar lembar saham dari sebelumnya 45,86 miliar lembar.

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga ikut melemah sebesar 18,78% menjadi Rp18,82 triliun dari Rp23,05 triliun pada pekan sebelumnya.

“Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami perubahan sebesar 18,78% menjadi Rp18,82 triliun dari Rp23,05 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar, Kamis (14/5/2026).

Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa tercatat turun tipis 0,56% menjadi 2,53 juta kali transaksi dibandingkan 2,55 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Menutup perdagangan pekan ini pada Rabu (13/5/2026), investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp1,53 triliun. Secara year-to-date, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp40,82 triliun di pasar saham Indonesia.