Jadwal pembayaran dividen Malindo Feedmill (MAIN) Rp115,98 miliar

Ifonti.com , JAKARTA — Emiten perunggasan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp115,98 miliar atau setara Rp52 per saham kepada para pemegang saham.

Corporate Secretary MAIN Andre A Hendjan mengatakan keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026.

“Jumlah dividen tunai yang akan dibagikan adalah sebesar Rp115.985.870.000 atau sebesar Rp52 per lembar saham,” ujar Andre dalam keterbukaan informasi, Jumat (29/5/2026).

: Laba Bersih Malindo Feedmill (MAIN) Turun Jadi Rp135,65 Miliar per Kuartal III/2025

Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan sebanyak 2,23 miliar saham.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 5 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 8 Juni 2026.

: : Catat Jadwal Pembagian Dividen Malindo Feedmill (MAIN) Rp65 per Saham

Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 9 Juni 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 10 Juni 2026. Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen atau recording date ditetapkan pada 9 Juni 2026.

“Tanggal pembayaran dividen tunai jatuh pada 29 Juni 2026,” tambah Andre.

: : Malindo Feedmill (MAIN) ‘Pede’ Kinerja Terdongkrak Program MBG

Sebelumnya, MAIN membukukan laba bersih sebesar Rp393,59 miliar sepanjang 2025. Perseroan juga mencatat laba komprehensif sebesar Rp395,08 miliar dengan penjualan bersih mencapai Rp12,69 triliun atau tumbuh 1,52% secara tahunan.

Direktur MAIN Rudy Hartono mengatakan pertumbuhan penjualan ditopang oleh peningkatan penjualan ayam pedaging, makanan olahan, serta segmen lainnya.

Selain itu, kinerja perseroan pada kuartal I/2026 juga menunjukkan perbaikan. Penjualan bersih MAIN tercatat naik 16,61% menjadi Rp3,69 triliun, sementara laba bersih meningkat menjadi Rp123,28 miliar dibandingkan Rp62,88 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan menyebut stabilnya harga DOC dan broiler menjadi salah satu faktor utama yang menopang kenaikan laba pada awal tahun ini.

Ke depan, MAIN akan fokus memperkuat efisiensi operasional, mengoptimalkan utilisasi bahan baku, serta melanjutkan transformasi digital guna menjaga profitabilitas di tengah tantangan industri perunggasan dan fluktuasi harga komoditas global.

Malindo Feedmill Tbk. – TradingView ____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.