
Ifonti.com JAKARTA. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) memutuskan untuk meningkatkan rasio pembayaran dividen kepada pemegang saham pada tahun ini seiring pertumbuhan laba perusahaan sepanjang 2025. Dividen tunai yang akan dibagikan mencapai Rp 396,2 miliar atau setara Rp 11,85 per saham
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) MIDI yang digelar pada Kamis (5/6).
Finance Director Midi Utama Indonesia, Suantopo Po mengatakan, tahun ini perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar 50% dari laba bersih tahun buku 2025, lebih tinggi dibandingkan rasio pembayaran dividen tahun sebelumnya.
“Jadi dividen yang dibagikan naik dari 45% menjadi 50% dari laba bersih,” ungkap Suantopo, dalam Paparan Publik, Kamis (5/6).
Investasi Properti Komersial Asia Pasifik Capai Rekor US$ 47 Miliar di Kuartal I-2026
Manajemen menyebut, nilai dividen tersebut meningkat signifikan atau 61% dibandingkan dividen yang dibagikan di tahun sebelumnya. Peningkatan dividen ini sejalan dengan pertumbuhan kinerja perseroan sepanjang tahun 2025.
Pada 2025, MIDI membukukan pendapatan neto sebesar Rp 20,64 triliun atau tumbuh 3,79% dibandingkan Rp 19,89 triliun pada tahun sebelumnya.
Sementara laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk alias laba bersih meningkat 45,01% menjadi Rp 792,36 miliar dari Rp 546,41 miliar pada 2024.
Untuk tahun ini, perusahaan tetap optimistis terhadap prospek industri ritel meski dihadapkan pada berbagai tantangan makroekonomi, termasuk pelemahan rupiah dan potensi kenaikan harga barang impor.
“Terkait outlook, ya prinsipnya perseroan tetap optimistis dengan kebutuhan retail pada tahun 2026. Karena memang perseroan adalah bergerak di bidang perdagangan eceran, yang memang industri yang defensif,” sebutnya.
Ia menambahkan, secara fundamental perusahaan masih cukup kuat untuk melanjutkan pertumbuhan hingga akhir tahun. Hal ini turut didukung oleh hasil positif yang berhasil dibukukan pada awal tahun 2026.
“Jadi untuk bulan ke depan kita tetap yakin bahwa secara fundamental perseroan tetap cukup kuat. Dan bisa tumbuh secara moderat dibandingkan tahun sebelumnya,” tutupnya.
Sebagai informasi, hingga akhir 2025 jumlah gerai Alfamidi mencapai 2.587 gerai yang terdiri dari 2.503 gerai alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super, dan 4 gerai midi Fresh yang tersebar di wilayah Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Selain memperluas jaringan, MIDI juga terus memperkuat ekosistem digital melalui platform belanja online Midi Kriing. Per tahun 2025, jumlah member Alfamidi tercatat mencapai 7,02 juta yang berkontribusi sebesar 49,8% terhadap total penjualan perusahaan.
Modernland Perkuat Komitmen Keberlanjutan