Rupiah Loyo: Tekanan Eksternal dan Kondisi Fiskal Jadi Biang Kerok?

Ifonti.com – JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus berlanjut dan semakin dalam. Selasa (4/11/2025), kurs rupiah di pasar spot melemah 0,19% menjadi Rp 16.708 per dolar AS. Ini adalah posisi rupiah paling lemah sejak 29 September 2025. Kurs rupiah Jisdor melemah 0,36% menjadi Rp 16.724 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor berada di level paling lemah sejak 29 September 2025 atau dalam lebih dari enam pekan…

Awas! 4 Kesalahan Fatal Trading Saham Online yang Harus Dihindari

Aplikasi trading saham saat ini sudah semakin populer karena dapat memberikan kemudahan tersendiri untuk siapa pun dalam berinvestasi melalui ponsel. Di balik kemudahannua, ternyata para trader pemula rentan sekali terjebak dalam kesalahan sederhana yang berdampak besar terhadap hasil investasi mereka. Menggunakan aplikasi trading saham tidak cukup…

Wall Street Runtuh! Bank Raksasa Beri Sinyal Bahaya Pasar Saham

Ifonti.com NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada awal perdagangan Selasa (4/11/2025) karena investor mempertanyakan valuasi saham teknologi yang tinggi setelah para CEO bank-bank terkemuka di Wall Street memperingatkan aksi jual di pasar saham. Sementara proyeksi penjualan Palantir, perusahaan AI favorit, gagal mengesankan investor. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan indeks Dow Jones Industrial Average turun…

Rebalancing MSCI November 2025: Proyeksi Saham Pilihan Analis KISI

Ifonti.com – JAKARTA. Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masuk indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) periode November 2025. Seperti yang diketahui, MSCI adalah lembaga penyedia indeks pasar saham global yang sangat berpengaruh. Banyak institusi keuangan besar menggunakan indeks ini sebagai benchmark dalam membentuk portofolio investasi. Ketika sebuah saham masuk ke indeks MSCI, permintaan terhadap saham…

ADMR Tergantung Harga Komoditas: Analisis Kinerja & Rekomendasi Saham

Ifonti.com – JAKARTA. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) atau Adaro Minerals mencetak penurunan kinerja sepanjang Januari – September 2025. Tren harga hard coking coal global menjadi salah satu sentimen penentu kinerja ADMR ke depan. Sepanjang Januari – September 2025, ADMR membukukan pendapatan US$ 675,1 juta, turun 19,7% secara year on year (yoy). Sedangkan laba bersih sebesar US$ 204,2 juta, turun 38,7% secara yoy. Thomas Radityo,…

Emas Anjlok! Saham Tambang Tertekan: Peluang atau Risiko?

Ifonti.com JAKARTA. Harga emas dunia melemah di bawah level US$4.000 per ons pada perdagangan Selasa (4/11/2025), tertekan oleh meredupnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Tiga pejabat The Fed pada Senin (3/11/2025) menyatakan keraguan atas kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter tambahan bulan depan, dengan alasan bahwa tekanan inflasi masih menjadi risiko utama meski…

Rupiah Siap Terbang? Intip Prediksi Jelang Data Ekonomi 5 November!

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,19% secara harian ke level Rp 16.708 per dolar AS. Sedangkan berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,36% secara harian ke posisi Rp 16.724 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah melemah cukup besar terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off…

Awas! IHSG Rawan Koreksi 5 November: Strategi Trading Jitu

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (4/11/2025) ke level 8.241. Tekanan jual terjadi seiring pelemahan Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan sikap pelaku pasar yang cenderung wait and see menghadapi sejumlah data ekonomi penting pekan ini. Oktavianus Audi Kasmarandana, VP of Equity Retail Kiwoom Sekuritas, mengatakan fluktuasi IHSG hari ini dipengaruhi beberapa faktor utama….

Rupiah Ditutup Melemah, Mata Uang Garuda Berpotensi Stabil hingga Akhir Tahun

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih dibayangi penguatan indeks dolar AS (DXY). Namun valuasi mata uang Garuda diperkirakan akan tetap bergerak stabil hingga akhir tahun nanti. Pada perdagangan hari ini Selasa (4/20/2025), merujuk data Bloomberg rupiah ditutup melemah 0,19% ke level Rp 16.708 per dolar AS. Sementara itu, mengacu kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup melemah 0,36% ke Rp…