Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Raup Laba Rp 190,29 Miliar per Kuartal III-2025

Ifonti.com JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat kinerja yang mengesankan dari sisi laba bersih maupun pendapatan pada periode Januari hingga September 2025. Melansir laporan keuangannya Selasa (21/10/2025), IPCC membukukan laba sebesar Rp 190,29 miliar per kuartal III-2025, naik 28,5% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 148,02 miliar. Sementara, pendapatan operasi perusahaan juga meningkat 12,7% yoy…

IHSG Ditutup Menguat 1,09% di Sesi I, Cek Proyeksinya di Sesi II

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,09% ke level 8.176 di akhir perdagangan sesi I Selasa, (21/10/2025) Tim riset Phintraco Sekuritas menjelaskan, terdapat potensi Golden Cross pada MACD, sementara Stochastic RSI mengarah ke atas dari oversold area. “Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8120-8200 pada perdagangan Sesi II,” kata riset tersebut, Selasa, (13/10/2025)….

Grup Astra (ACST) Lepas 23,53% Saham Dredging International ke Eka Jaya Kridatama

PT Acset Indonusa Tbk. (ACST) menjual 23,53% saham Dredging International ke PT Eka Jaya Kridatama senilai Rp20 miliar untuk fokus pada bisnis konstruksi.

Rupiah Berbalik Melemah ke Rp 16.591 Per Dolar AS pada Siang Ini (21/10)

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot berbalik melemah di perdagangan hari ini. Selasa (21/10), rupiah berada di level Rp 16.591 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,1% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.575 per dolar AS. Hingga pukul 12.00 WIB, mata uang di Asia bervariasi dengan won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,37%….

RISE Gelar Right Issue 1,33 Miliar Saham untuk Modal Kerja dan Pelunasan Utang

Ifonti.com JAKARTA. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak 1,33 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Manajemen menyampaikan, dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja serta pelunasan sebagian atau seluruh pinjaman bank. Baca Juga: Getol Ekspansi, Jaya Sukses Makmur (RISE) Siapkan 4 Proyek…

Solusi Sinergi Digital (WIFI) Ekspansi 3 Lini Usaha Baru

Ifonti.com JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) berencana memperluas lini bisnisnya dengan menambah tiga usaha baru atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional perseroan. Melansir Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/10/2025), ketiga KBLI baru itu mencakup perdagangan besar peralatan telekomunikasi, aktivitas telekomunikasi tanpa…

Daftar Saham Teraktif dari Sisi Volume Pagi Ini, 21 Oktober 2025

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hari ini, Selasa 21/10/2025. Lantas, apa saja daftar saham teraktif dari sisi volume pada awal sesi I ini? Berapa masing-masing volume transaksinya? Daftar Saham Teraktif dari Sisi Volume Pagi Ini Berikut lima saham saham teraktif dari sisi volume di awal perdagangan sesi I hari ini, b…

Ramai Konversi Waran, Saham Beredar Harta Djaya (MEJA) Melonjak

PT Harta Djaya Karya (MEJA) mencatat lonjakan saham beredar menjadi 1,918 miliar lembar pada Oktober 2025, didorong konversi Waran Seri I oleh investor.

Telkom (TLKM) Spin Off Bisnis Serat Optik, Transaksi Capai Rp 35,78 Triliun

Ifonti.com JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah menandatangani rencana pemisahan atau spin-off bisnis infrastruktur serat optiknya ke anak usaha baru, bernama PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF). Adapun, nilai transaksi spin off tersebut mencapai Rp 35,78 triliun. Jati Widagdo, SVP Corporate Secretary TLKM menjelaskan, rencana ini bertujuan agar TLKM lebih fokus dalam mengembangkan bisnis, menciptakan nilai tambah, meningkatkan…

Saat Harga Turun, Vanguard, Blackrock dan Manulife Pungut Saham MTEL, Ini Kata Analis

Ifonti.com JAKARTA. Investor institusi asing tampak agresif menambah kepemilikan saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) sepanjang tahun ini. Aksi tersebut saat harga saham emiten yang kerap disebut Mitratel menunjukkan penurunan harga sepanjang year to date (ytd). Senin (20/10), harga saham MTEL turun 1,8% ke Rp 545. Tapi berdasarkan data Bloomberg, hingga pekan pertama Oktober 2025, investor institusi seperti Blackrock terpantau…