
Ifonti.com , JAKARTA — Sebanyak enam emiten dijadwalkan membagikan dividen interim kepada para investor pada pekan ini, 14–15 Januari 2026. Emiten-emiten tersebut antara lain BMRI, BBRI ADRO hingga BSSR.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dua emiten akan membayar dividen pada Rabu (14/1/2026), yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Resource Alam Indonesia Tbk. (KKGI).
Untuk diketahui, Bank Mandiri akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp100 per saham atau setara dengan sekitar Rp9,3 triliun.
: Danantara Bakal Cuan Puluhan Triliun dari Dividen Interim BMRI-BBRI
Adapun, nilai tersebut dihitung berdasarkan jumlah saham beredar BMRI sebanyak 93,33 miliar lembar saham, dengan memperhatikan saham treasury hasil buyback perseroan.
Senior Vice President Bank Mandiri Adhika Vista Adhika menyatakan bahwa pembagian dividen interim tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
: : Jangan Terlewat, Hari Ini (9/1) Cum Dividen Interim CDIA Rp1,34 per Saham
Daftar pemegang saham BMRI yang berhak atas dividen interim ditetapkan pada 7 Januari 2026. Selanjutnya, pembayaran dividen akan dilakukan pada 14 Januari 2026, atau satu hari lebih cepat dibandingkan BRI, sehingga dana dividen diperkirakan masuk ke rekening investor mulai pekan depan.
Adapun perdagangan saham BMRI dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler berakhir pada 5 Januari 2026, sedangkan di pasar tunai pada 7 Januari 2026.
: : Jangan Terlewat! Hari Ini (8/1) Cum Dividen Interim RAJA Rp105,67 Miliar
Bank Mandiri (Persero) Tbk. – TradingView
Sementara itu, pada Kamis (15/1/2026), tercatat ada 4 emiten yang akan membayar dividen interim kepada para investor yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) dan PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR).
Sebelumnya, manajemen ADRO telah mengumumkan pembagian dividen interim sebesar US$250 juta yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2025 yang berakhir pada 30 September 2025.
Sekretaris Perusahaan ADRO Maharani Cindy Opssedha menjelaskan bahwa pembagian dividen interim tersebut telah sesuai dengan keputusan direksi yang disetujui dewan komisaris pada 17 Desember 2025.
“Dividen interim akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 2 Januari 2026 hingga pukul 16.00 WIB,” ujar Maharani dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (18/12/2025).
Adapun, ADRO telah menetapkan kurs dividen sebesar Rp16.720 per dolar AS untuk dividen interimnya. Alhasil, investor akan mendapatkan dividen tunai senilai Rp145,14 per saham.
Adaro Energy Tbk. – TradingView
Sementara itu, Bank BRI (BBRI) akan membayarkan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137 per saham dengan total nilai mencapai Rp20,63 triliun. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris dan mengacu pada laporan keuangan perseroan per 30 September 2025.
Berdasarkan keterbukaan informasi, daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen interim BBRI telah ditetapkan pada 2 Januari 2026. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan dilakukan pada 15 Januari 2026, sehingga dana dividen diperkirakan mulai masuk ke rekening investor pada pertengahan pekan depan.
Sebelumnya, perdagangan saham BBRI dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi berakhir pada 29 Desember 2025, serta di pasar tunai pada 2 Januari 2026.
Adapun, BSSR juga akan kembali membagikan dividen interim ke pemegang sahamnya sebesar Rp127,41448 per saham, atau total US$20 juta.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), BSSR akan membagikan dividen sebesar US$20 juta, atau setara dengan Rp127,41448 per saham.
“Direksi dan dewan komisaris perseroan telah menyetujui dan memutuskan untuk melakukan pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar US$20 juta untuk 2,61 miliar saham yang ditempatkan dan disetor penuh berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh BI pada 31 Oktober 2025,” kata manajemen BSSR, Jumat (19/12/2025).
Adapun cum dividen BSSR di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Januari 2026, dan di pasar tunai pada 6 Januari 2026.
BSSR melakukan pembayaran dividen ini berdasarkan data keuangan per 30 September 2025. Laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk BSSR adalah sebesar US$61,5 juta, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$229,3 juta.
Sebagaimana diketahui, BSSR menjadi salah satu emiten yang rutin membagikan dividen interim ke pemegang sahamnya. Untuk tahun buku 2024 saja, BSSR membagikan dividen interim hingga dua kali.
Dividen interim pertama dibagikan sebesar US$30 juta pada 21 November 2024, dan dividen interim kedua dibagikan pada 15 Januari 2025 sebesar US$25 juta.
Adapun pembagian dividen interim kali ini merupakan pembagian dividen interim kedua yang dilakukan BSSR. Sebelumnya, pada November lalu BSSR membagikan dividen interim sebesar US$35 juta ke pemegang sahamnya.
Baramulti Suksessarana Tbk. – TradingView Daftar Emiten Pembagi Dividen Interim Pekan Ini: Rabu 14 Januari 2026:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
- PT Resource Alam Indonesia Tbk. (KKGI)
Kamis 15 Januari 2026:
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
- PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM)
- PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR)
_________
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.