
Ifonti.com – , JAKARTA – Investor kawakan Lo Kheng Hong turut menghadiri RUPST PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS).
Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Ramayana Lestari Sentosa berlangsung Senin (11/5/2026) pukul 10:00 WIB.
Lo Kheng Hong selaku salah satu pemegang saham RALS mengatakan ikut mengikuti agenda RUPST Ramayana pada 2026.
: Full Senyum Lo Kheng Hong Cuan Dividen hingga Rp59 Miliar
“Ikut RUPS Ramayana,” jelasnya, Senin (11/5/2026).
Lo Kheng Hong mengungkapkan saat ini memiliki 200.330.700 lembar saham RALS. Jumlah itu membuatnya masuk ke dalam daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%.
: : Saham Bank Danamon (BDMN) Lo Kheng Hong Menyusut Awal Kuartal II/2026
Dari sisi kinerja keuangan, Ramayana Lestari Sentosa membukukan penurunan pendapatan pada 2025 yang berimbas terhadap penyusutan laba bersih.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, pendapatan bersih RALS tercatat sebesar Rp2,36 triliun. Nilai itu bersumber dari penjualan barang beli putus Rp1,72 triliun dan komisi penjualan konsinyasi Rp642,94 miliar.
: : Cair, Segini Cuan Jumbo Lo Kheng Hong dari Dividen Saham BBRI Jumat (8/5)
Dibandingkan dengan capaian pada 2024, pendapatan bersih RALS menurun 14,31% year-on-year dari Rp2,76 triliun.
Pada saat yang sama, RALS mencatat beban pokok penjualan barang beli putus Rp1,12 triliun, beban penjualan Rp80,02 miliar, beban umum dan administrasi Rp1,08 triliun, serta beban keuangan Rp25,83 miliar dan beban pajak penghasilan Rp23,23 miliar.
Di sisi profitabilitas, laba tahun berjalan RALS tercatat turun 15,53% YoY dari Rp314,05 miliar menjadi Rp265,28 miliar. Alhasil, laba per saham RALS turun dari Rp52,9 menjadi Rp44,73.
Pada 2025, perusahaan memiliki jumlah karyawan sebanyak 2.968 orang atau berkurang dari 3.395 karyawan pada 2024.
RALS menggenggam total aset sebesar Rp4,76 triliun per 31 Desember 2025. Pada saat yang sama, total liabilitasnya Rp1,27 triliun dan ekuitasnya Rp3,49 triliun.
Ramayana Lestari Sentosa Tbk. – TradingView
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.