
Ifonti.com JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) bersama beberapa saham lainnya ke dalam Daftar Efek Transaksi Marjin yang berlaku mulai Mei 2026.
BEI juga memasukkan saham BNII, CINT, CITA, GWSA, JAYA, MITI, MUTU, PALM, PRDA, SUPA dan VINS Daftar Efek Transaksi Marjin dan mengeluarkan saham BIKE, CRAB, FORE, KSIX, NCKL, NICE, PPRE, dan VTNY.
Dengan demikian, investor dapat bertransaksi dengan dukungan pembiayaan dari perusahaan sekuritas sehingga berpotensi meningkatkan kapasitas investasi dan peluang imbal hasil sambil tetap mempertimbangkan risiko yang ada.
MNC Tourism Indonesia (KPIG) Catat Laba Rp 94,6 Miliar per Kuartal I 2026
Secara umum, saham yang tergolong dalam efek marjin cenderung memiliki tingkat likuiditas yang lebih baik, karena investor dapat melakukan pembelian dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan modal kas yang dimiliki.
Jika ditelisik transaksi saham UVCR menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi yang signifikan. Kalau sebelumnya nilai transaksi harian berada di bawah Rp 10 miliar, pada 30 April 2026 tercatat sebanyak 4.885 transaksi dengan nilai Rp 23,49 miliar.
Angka tersebut meningkat pada 4 Mei 2026 menjadi 8.267 transaksi dengan total nilai Rp 33,44 miliar. Pada periode yang sama, harga saham UVCR juga naik sebesar 9,71% atau setara 20 poin ke level Rp 226.
Atur Strategi Diversifikasi Valas, Dolar AS Masih Jadi Lindung Nilai Jangka Pendek
Pada akhir perdagangan sesi pertama Selasa (5/5), UVCR parkir di level Rp 222 per saham. Sepanjang sesi perdagangan nilai transaksi UVCR mencapai Rp 9,82 miliar dengan total volume 43,75 miliar saham.