Bareksa catat lonjakan transaksi emas 331% dan saham 271% secara tahunan

Ifonti.com JAKARTA. Bareksa mencatat minat investasi investor ritel di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh eskalasi konflik geopolltik masih tetap tinggi, meskipun menjadi lebih selektif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan nilai investasi ritel di platform Bareksa yang tetap stabil hingga akhir Februari 2026. Menariknya pertumbuhan paling signifikan berasal dari transaksi emas dan saham, yang masing-masing meningkat sebesar…

4 sektor saham yang sebaiknya dijauhi pensiunan saat perang Iran

Ketegangan geopolitik di Iran kembali mengguncang pasar keuangan global pada 2026. Konflik ini menambah volatilitas di pasar saham yang memang sudah tidak stabil sejak awal tahun. Dalam situasi seperti ini, investor perlu lebih berhati-hati dalam menentukan alokasi investasi mereka. Risiko tersebut menjadi jauh lebih besar bagi investor yang sudah …

Fitch pertahankan rating dan outlook PGN (PGAS) di level investment grade

Ifonti.com JAKARTA. Fitch Ratings mempertahankan rating PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) di level investment grade BBB- dengan outlook stabil. Peringkat tersebut berlaku untuk surat utang dalam mata uang asing maupun rupiah. PGAS menilai, peringkat ini mencerminkan ketahanan fundamental bisnis, kekuatan arus kas, serta posisi strategis PGN sebagai pengelola infrastruktur gas bumi nasional, di tengah dinamika pasar dan penyesuaian outlook…

Yield dividen saham BBNI 3x bunga deposito, cum date 5 hari lagi

Ifonti.com Jakarta. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membayarkan dividen tunai bernilai jumbo dengan rasio 3x bunga deposito. Investor yang ingin mengantongi dividen besar ini perlu bergerak cepat karena jadwal cum date tersisa lima hari lagi. Saham bank berstatus blue chip ini akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 349,41 per saham kepada para pemegang sahamnya. Pada perdagangan Rabu (11/3/2026), harga saham BBNI ditutup di level…

Intip rekomendasi saham pilihan hari ini (12/3), IHSG diproyeksi kembali melemah

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi kembali melemah pada perdagangan hari ini (12/3/2026). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389,40 pada Rabu (11/3/2026). Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, pergerakan IHSG yang kembali terkoreksi dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian global dan domestik. Menurutnya, investor cenderung melakukan trading…

Prospek IHSG di 2026: BNI Sekuritas ungkap target dan sektor pilihan

Ifonti.com JAKARTA. PT BNI Sekuritas masih optimistis terhadap prospek pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2026. Hal ini seiring valuasi pasar saham domestik yang dinilai masih tergolong murah secara historis. Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan dari sisi valuasi, IHSG saat ini berada pada level yang cukup menarik jika dilihat dari rasio price to earnings (PE) maupun price to book value (PBV)….

Wall Street bergejolak: S&P 500, Dow ditutup melemah terseret eskalasi perang Iran

Ifonti.com NEW YORK. Wall Street ditutup melemah karena pasar sebagian besar mengabaikan laporan inflasi yang tenang, dan lebih fokus pada meningkatnya permusuhan dan dampak yang semakin besar terkait perang AS-Israel terhadap Iran. Rabu (11/3/2026), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 289,24 poin atau 0,61% menjadi 47.417,27, indeks S&P 500 turun 5,68 poin atau 0,08% ke 6.775,80 dan indeks Nasdaq Composite naik 19,03 poin…

Saham emiten emas turun saat harga emas dunia naik, saatnya beli ANTM BRMS MDKA?

Ifonti.com Jakarta. Harga saham emiten tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah pada Maret 2026. Kondisi ini terjadi di tengah kenaikan harga emas dunia yang terus melesat akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Situasi ini membuat investor bertanya-tanya: apakah sekarang saatnya menjual atau justru mengoleksi saham emas? Pergerakan saham emiten emas Sejumlah saham perusahaan tambang emas mencatatkan pelemahan dalam…

Dividen BNI (BBNI) Rp 349 per saham siap cair, cek jadwal lengkapnya!

Ifonti.com JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membagi dividen per saham sebesar Rp 349,41 per saham. Pembagian dividen tersebut akan dibayarkan bulan depan. Pembagian dividen BBNI ini telah mendapat restu dari pemegang saham pada Senin (9/3/2026). Dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025, BBNI akan membagi dividen sebesar Rp 13,03 triliun, setara 65% dari laba bersih konsolidasian yang diatribusikan…