Arus kas emiten Aguan turun kala laba naik di 2025, simak rekomendasi sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan tercatat impresif sepanjang 2025. Sayangnya, ekspansi masif masih membuat arus kas masih terkoreksi tahun lalu. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp 4,31 triliun pada tahun 2025, naik 52,36% dari Rp 2,83 triliun sepanjang 2024. Segmen penjualan tanah dan bangunan menyumbang Rp 4,18 triliun ke pendapatan tahun lalu. PANI…

IHSG rentan tertekan pada Senin (9/3), ini sejumlah faktor pemicunya

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan tertekan pada perdagangan Senin (9/3) nanti. Tak hanya kelanjutan konflik bersenjata di Timur Tengah, arah IHSG juga ditentukan oleh sejumlah sentimen dalam negeri. Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, sentimen utama bagi IHSG masih akan berasal dari perkembangan konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari sepekan. Konflik tersebut…

Ingin awasi proyek, Fadli Rahman: Danantara pegang 30% saham setiap proyek PLTSa

Ifonti.com JAKARTA. Danantara Investasi Management (DIM) bakal mengenggam 30% saham dari perusahaan hasil joint venture dengan para pemenang lelang Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di setiap wilayah. Saat ini DIM sudah memilih dua perusahaan asal China untuk menggarap proyek PLTSa di Bekasi dan Denpasar. Harapannya proyek ini sudah bisa mengelola sampah menjadi listrik pada akhir 2027 atau awal 2028. Proses pemilihan mitra dimulai…

Laba bersih terkoreksi pada 2025, simak rekomendasi saham PGN (PGAS)

Ifonti.com JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan pertumbuhan kinerja pendapatan yang positif sepanjang 2025. Namun, emiten pelat merah ini mengalami tekanan dari sisi bottom line. Pendapatan PGAS tercatat tumbuh 5% year on year (yoy) menjadi US$ 3,9 miliar pada akhir 2025. Namun, laba operasi PGAS berkurang tipis 0,58% yoy menjadi US$ 519,6 juta dan laba bersih emiten ini juga menyusut 36,54% yoy menjadi US$ 215,4 juta…

Konflik Timur Tengah memanas, emas, dolar dan yen jadi safe haven investor

Ifonti.com JAKARTA. Eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong para investor mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas serta mata uang yang dinilai lebih stabil di tengah ketidakpastian seperti Dolar AS, Yen Jepang, Franc Swiss. Melansir data Trading Economics, harga emas pada penutupan pasar spot Jumat (6/3) naik 1,47% ke US$ 5.158,89 per ons troi dibanding hari sebelumnya. Sementara itu, DXY berada di level 98,98 menguat 2,24% dalam…

Ada transaksi crossing saham Prime Agri Resources (SGRO), ini respons BEI

Ifonti.com JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan respons terkait adanya transaksi jumbo saham PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) pada pekan lalu. Asal tahu saja, transaksi ini terjadi pada Selasa (3/3/2026) pada pukul 09.00 WIB dengan nilai Rp 4,74 triliun. Transaksi crossing saham ini melibatkan 600 juta saham dengan harga rata-rata Rp 7.903 per saham. Sebagai gambaran, saham SGRO Selasa lalu ditutup di Rp 6.400 per saham. Per…

Rupiah mendekati level Rp 17.000, investor cermati risiko fiskal

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah di akhir pekan lalu, hampir mendekati level Rp 17.000 per dolar AS. Melansir data Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,12% ke level Rp 16.925 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026). Sejalan dengan itu, rupiah JISDOR Bank Indonesia (BI) melemah Rp 33 atau 0,20% menjadi Rp 16.919 per dolar AS. Baca Juga: Konflik Israel–Iran Memanas, Mata Uang…

Laba Bumi Serpong Damai (BSDE) di 2025 melorot 41,6% dan penjualan turun 7,3%

Ifonti.com JAKARTA. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan penurunan kinerja sepanjang tahun 2025. Pendapatan usaha BSDE tercatat Rp 12,78 triliun per 2025, turun 7,3% dari Rp 13,79 triliun di tahun sebelumnya. Segmen penjualan tanah dan bangunan serta penjualan tanah dan bangunan strata title berkontribusi paling banyak ke pendapatan tahun lalu, yaitu Rp 11 triliun. Baca Juga: Rupiah Mendekati Level Rp 17.000, Investor Cermati Risiko…

Konflik Israel–Iran memanas, mata uang safe haven diprediksi menguat

Ifonti.com – JAKARTA. Mata uang safe haven berpotensi menguat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama setelah memanasnya konflik antara Israel dan Iran. Ketidakpastian tersebut mendorong pergeseran aliran dana global dari aset berisiko menuju instrumen yang dianggap lebih aman. Melansir Trading Economics pada Minggu (9/3) pukul 11.30 WIB, indeks dolar AS (DXY) berada di level 98,9 menguat 2,22% sebulan. Baca Juga: Saat…