CUAN Makin Moncer! Petrindo Caplok 90% Saham Guna Darma Integra

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) akuisisi 90% PT Guna Darma Integra untuk proyek pembangkit listrik 680 MW di Halmahera Timur, senilai Rp10 triliun.

Harga Tembaga Meroket: Strategi Astra Jaga Harga Produk Tetap Stabil

Ifonti.com – JAKARTA. Komoditas tembaga menunjukkan tren kenaikan harga sampai hampir menembus rekor tertinggi sepanjang masa alias all time high (ATH) barunya. Meski begitu, PT Astra International Tbk (ASII) memastikan fluktuasi harga bahan baku ini tak langsung tercermin pada harga jual produk. Per Kamis (9/10/2025), Bloomberg mencatat kontrak berjangka tembaga berada di level US$ 10.867 per metrik ton di London Metal Exchange. Sebelum…

Trump Bikin Panik! Wall Street Anjlok, Pasar Saham Berguncang

Ifonti.com NEW YORK. Bursa Wall Street anjlok pada Jumat (10/10/2025), setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengguncang pasar dengan melontarkan serangkaian ancaman agresif terhadap China setelah Beijing memperketat pembatasan ekspor tanah jarang. Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan, ia sedang mempertimbangkan kenaikan tarif “besar-besaran” untuk impor China. Trump juga mengatakan tidak ada alasan untuk…

Dividen Interim: 5 Emiten Ini Berpotensi Cuan Tinggi Kata Analis

Ifonti.com Menjelang pertengahan Oktober 2025, pembagian dividen interim kembali menjadi sorotan utama di pasar saham. Sejumlah emiten telah mengumumkan rencana penyaluran dividen kepada para pemegang saham bulan ini. Tercatat, lima emiten akan membagikan dividen interim dengan jadwal cum date yang jatuh pada pekan depan. Salah satunya, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) akan menyalurkan dividen interim Rp 100 per saham, dengan cum date 17…

IPO Bisnis Mini Meledak! SCF Tembus Rp1,86 Triliun, Rekor Baru!

Pendanaan SCF 2025 capai Rp1,86 triliun, dominasi sukuk syariah. Restoran, manufaktur, dan konstruksi jadi sektor teratas. Shafiq pimpin platform SCF.

Trump Ancam Perang Dagang! Wall Street Ambruk, Investor Panik?

Ifonti.com Indeks utama Wall Street jatuh tajam pada perdagangan Jumat (10/10) waktu setempat, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan kenaikan besar tarif impor China akibat perselisihan terkait logam tanah jarang (rare earths). Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengatakan tidak melihat alasan untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan dua pekan mendatang. Ia…