
Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga perdagangan tengah hari ini. Selasa (14/4/2026), rupiah berada di level Rp 17.126 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,12% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.105 per dolar AS. Bahkan, rupiah sempat berada di level Rp 17.146 pada pukul 09.33 WIB, posisi terburuk secara intraday.
Hingga pukul 11.45 WIB, mayoritas mata uang di Asia menguat. Di mana, ringgit Malaysia jadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,61%.
Merdeka Gold Resources (EMAS) Kantongi Kredit US$ 150 Juta dari 5 Bank, Ini Tujuannya
Selanjutnya ada dolar Taiwan yang melesat 0,54% dan peso Filipina terkerek 0,47%. Disusul, yen Jepang yang terangkat 0,47%.
Berikutnya, yuan China naik 0,18% dan baht Thailand terapresiasi 0,09%. Lalu, won Korea Selatan menanjak 0,07%.
Kemudian ada dolar Singapura yang menguat tipis 0,03% terhadap the greenback.
Sementara itu, dolar Hong Kong berada satu level lebih baik daripada rupiah setelah turun 0,02% pada siang ini.