
Ifonti.com JAKARTA. PT Mahaka Media Tbk (ABBA) atau mahakaX menegaskan fokus bisnisnya pada penguatan efisiensi, disiplin keuangan, dan optimalisasi ekosistem media digital kreatif untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang di tengah tekanan industri media dan kondisi ekonomi yang masih menantang.
Dalam tahun buku 2025, emiten berkode saham ABBA itu mencatat pendapatan sebesar Rp 184 miliar, turun 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan EBITDA negatif Rp 11 miliar, rugi operasional Rp 15 miliar, dan rugi bersih Rp 26 miliar.
Meski kinerja mengalami tekanan, manajemen menilai kondisi tersebut masih menjadi bagian dari fase konsolidasi dan penguatan fundamental bisnis setelah sebelumnya berhasil mencatat pemulihan pada 2024.
Saat itu, mahakaX membukukan pendapatan Rp 209 miliar, EBITDA positif Rp 25 miliar, dan laba bersih Rp 6 miliar setelah sempat merugi pada 2023.
WOM Finance (WOMF) Siapkan Sejumlah Strategi untuk Optimalkan Pembiayaan Modal Kerja
Perseroan menyebut fokus utama saat ini adalah menjaga keberlanjutan bisnis melalui efisiensi biaya operasional, optimalisasi sinergi antarunit usaha, serta peningkatan monetisasi ekosistem digital kreatif yang dimiliki.
Direktur Utama mahakaX Adrian Syarkawi mengatakan industri media dan kreatif bergerak semakin dinamis sehingga perusahaan harus memperkuat kemampuan adaptasi dan relevansi bisnis.
“Fokus kami ke depan adalah menjaga keberlanjutan momentum pemulihan yang sudah dibangun. Dengan ekosistem yang terintegrasi dan unit bisnis yang saling melengkapi, kami percaya mahakaX dapat terus memperkuat posisinya sebagai pelopor ekosistem media digital kreatif di Indonesia,” ujar Adrian dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).
MahakaX juga akan memprioritaskan tiga agenda utama bisnis, yakni menjaga kesinambungan kinerja, memperkuat tata kelola dan disiplin keuangan, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor media digital kreatif.
Untuk mendukung strategi tersebut, perseroan mengandalkan sinergi lintas unit usaha dalam The mahakaX Ecosystem, mulai dari media, penyiaran, aktivasi merek, event, ruang gaya hidup, hingga platform komunitas.
Strategi Lolos Interview User: Pembuktian Kompetensi Kerja
Sejumlah unit seperti Alive, Inspire, JAKTV, Mahaka Square, dan Republika disebut akan menjadi penggerak utama dalam menghadirkan solusi komunikasi dan hiburan yang lebih relevan bagi pasar.
Di sisi korporasi, perseroan juga memastikan belum membagikan dividen untuk tahun buku 2025 karena masih mencatatkan ekuitas negatif.
Keputusan-keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 yang digelar Senin (25/5/2026).
Selain menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025, pemegang saham juga menyetujui perubahan jajaran direksi. Adrian Syarkawi ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Ronny W. Sugiadha, sementara Aditama Wahyudi Mirza diangkat sebagai Direktur Perseroan.