Sucor AM dukung pengembangan investasi syariah

Ifonti.com JAKARTA. PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) berkomitmen  mendukung pengembangan industri investasi syariah yang lebih inklusif sekaligus memperkuat literasi dan akses masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis syariah. 

Hal itu ditunjukkan salah satunya dengan  mengambil bagian sebagai partner utama dalam forum Islamic Finance News (IFN) Forums 2026.  ISN merupakan salah satu platform media internasional yang berfokus pada pengembangan industri keuangan syariah, 

Forum yang menjadi bagian dari rangkaian Shariah Investment Week (SIW) ini mempertemukan regulator, pelaku industri, investor, hingga praktisi keuangan syariah untuk membahas perkembangan, peluang, serta tantangan dalam mendorong pertumbuhan industri investasi syariah di Indonesia.

Sucor AM Memandang Industri Reksadana Tetap Tangguh

Direktur Sucor AM Fajrin Hermansyah mengatakan, potensi pengembangan industri investasi syariah di Indonesia masih sangat besar. “Oleh karena itu, penguatan literasi, inovasi produk, serta akses yang lebih luas menjadi faktor penting untuk mendorong partisipasi investor syariah yang lebih berkelanjutan,” ujar Fajrin dalam keterangannya, Selasa, (26/5/2026).

Indonesia memiliki ruang pertumbuhan yang besar dalam pengembangan industri investasi syariah. Hal tersebut tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2026 yang menunjukkan investor pemilik efek syariah telah mencapai empat juta investor atau tumbuh 35,2% secara tahunan.

Atas komitmennya mendukung industri investasi syariah, Sucor AM meraih dua penghargaan IFN Investor Fund Awards 2025 melalui produk Sucorinvest Sharia Money Market Fund, yaitu sebagai Best Money Market Fund in Indonesia (IDR) dan Best Money Market Fund in Asia Pacific 2025. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Sucor AM dalam menghadirkan solusi investasi syariah yang inovatif dan sesuai kebutuhan investor. “Sucor AM berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri investasi syariah di tingkat domestik maupun global.” pungkas Fajrin.