Indeks dolar AS makin perkasa tembus 100, valas Asia makin tertekan

Ifonti.com – JAKARTA. Indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY kembali menunjukkan penguatannya di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Terbaru, melansir Trading Economics pukul 16.00 WIB, indeks dolar AS (DXY) berhasil menembus level 100,2 atau menguat 3,10% secara bulanan (MoM). Analis komoditas dan founder Ifonti.com Wahyu Laksono menilai penguatan dolar AS terjadi seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven….

Saham big banks kompak merah Jumat (13/3/2026), tapi fundamentalnya masih kuat

Ifonti.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi jumbo atau big banks masih belum pulih sepenuhnya di perdagangan pekan ini. Di penutupan hari ini, Jumat (13/3/2026), seluruh saham big banks berada dalam zona merah. Selama masa perdagangan pekan ini, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami anjlok harga paling dalam. Disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), kemudian PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan terakhir PT Bank Negara Indonesia Tbk…

Pasar saham jelang Lebaran diprediksi volatil, investor diminta lebih hati-hati

Ifonti.com JAKARTA. Menjelang libur panjang Lebaran, pergerakan pasar saham domestik cenderung diwarnai volatilitas yang cukup tinggi. Kondisi ini membuat investor disarankan lebih berhati-hati dalam menyusun strategi investasi jangka pendek. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menilai pasar saham saat ini berada dalam kondisi defensif seiring meningkatnya sejumlah risiko global. Menurutnya, eskalasi geopolitik…

Meski net sell, investor asing tetap beli saham blue chip, apakah punya prospek cuan?

Ifonti.com Jakarta. Sejumlah saham blue chip di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus dibeli investor asing di tengah aksi jual bersih Ifonti.com sell pada Maret 2026. Apakah saham blue chip tersebut memiliki prospek cuan di masa akan datang? Berdasarkan data perdagangan 12 Maret 2026, investor asing Ifonti.com sell sebesar Rp 2,51 triliun di pasar reguler dan Rp 2,93 triliun di seluruh pasar dalam sepekan terakhir. Sementara dalam sebulan…

Perang Iran-AS picu gejolak pasar saham, literasi investasi jadi kunci

Perang Iran-AS memicu gejolak pasar saham, literasi investasi penting. Ajaib Sekuritas tekankan edukasi investor untuk pahami risiko dan stabilitas ekonomi.

Inflasi AS stabil 2,4% pada Februari, pasar kripto tunggu arah suku bunga The Fed?

Ifonti.com JAKARTA. Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Februari 2026 tercatat stabil, memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS masih akan menahan suku bunga dalam waktu dekat. Stabilnya tekanan harga juga membuat pasar keuangan, termasuk kripto, bergerak relatif hati-hati sambil menunggu arah kebijakan moneter berikutnya. Data Consumer Price Index (CPI) yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan inflasi tahunan…

Eskalasi konflik Timur Tengah picu volatilitas valas, dolar AS menguat

Ifonti.com JAKARTA. Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah memicu volatilitas di pasar valuta asing (valas). Kondisi ini tetap membuat dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap mayoritas mata uang utama seperti euro (EUR), pound sterling (GBP), dan Yen Jepang (JPY). Berdasarkan situs Trading Economics, Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) pada Kamis (12/03) pukul 16.53 WIB menanjak ke 99,31 dari akhir pekan lalu di 98,39. Sementara itu,…

Cermati rekomendasi saham teknikal AMRT, PTBA, TLKM untuk Kamis (12/3)

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini setelah dibuka di zona hijau. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG merosot 0,69% atau terpangkas 51,51 poin ke level 7.389,39 pada penutupan perdagangan Rabu (11/3/2026). IHSG tertekan penurunan lima indeks sektoral di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah energi 2,01%, disusul perindustrian 1,34%, infrastruktur…

OJK incar 32 influencer yang diduga lakukan praktek goreng saham

Ifonti.com JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mendalami 32 kasus dugaan pelanggaran pasar modal yang dilakukan oleh pegiat sosial media alias influencer sehubungan dengan manipulasi harga saham. Pada 20 Februari 2026, OJK mengumumkan telah memberikan denda administrasi sebesar Rp 5,25 miliar kepada pegiat sosial media dengan inisial BVN karena melakukan manipulasi harga perdagangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan OJK,…