Saham pasar negara berkembang melaju awal 2026, terdorong saham berbasis AI

Saham pasar negara berkembang menguat awal 2026, didorong oleh saham berbasis AI dan peran Asia dalam AI, mencapai level tertinggi sejak 2021.

Ada BBRI & BBCA, cek saham net sell terbesar asing di hari perdana perdagangan 2026

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal tahun 2026 dengan kinerja positif. Pada penutupan perdagangan Jumat (2/1/2026), IHSG ditutup melonjak 1,17% atau naik 101,19 poin ke level 8.748,13. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang perdagangan perdana tahun ini IHSG bergerak di kisaran 8.664 hingga 8.748. Sentimen positif tampak mendominasi pasar sejak awal sesi hingga penutupan. Baca…

Asing net buy jumbo Rp 1,06 triliun, cek saham yang banyak diborong di awal 2026

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat pada perdagangan perdana di awal tahun 2026. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melesat 1,17% atau bertambah 101,19 poin ke level 8.748,13 pada penutupan perdagangan, Jumat (2/1/2026). Sepanjang perdagangan perdana tahun 2026, IHSG bergerak di rentang level 8.664 – 8.748. Baca Juga: Ifonti.com Buy Jumbo Rp 2,68 Triliun, Cek Saham yang Banyak Diborong Sepekan…

Wall Street dibuka menguat di awal 2026, sentimen risiko membaik

Ifonti.com NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada hari perdagangan pertama tahun 2026, karena sentimen risiko membaik setelah beberapa sesi di hari-hari terakhir tahun 2025 yang penuh gejolak berakhir dengan penurunan. Mengutip Reuters, Jumat (2/1/2026), pada bel pembukaan perdagangan indeks Dow Jones Industrial Average naik 42,7 poin, atau 0,09% ke level 48.105,98. Indeks S&P 500 naik 32,6 poin, atau 0,48% ke level 6.878,11,…

Perpecahan di The Fed berlanjut ke 2026, suku bunga jadi sorotan

Jakarta, IDN Times — Tahun 2025 menjadi periode yang tidak biasa bagi Federal Reserve (The Fed). Dua mandat utama bank sentral AS, yakni menjaga stabilitas harga dan mencapai lapangan kerja maksimum berada dalam tarik-menarik yang tajam, kondisi yang terakhir kali terjadi pada era stagflasi 1970-an. Situasi tersebut memicu perbedaan pandangan di in…

Dirut Abadi Lestari Indonesia (RLCO) Edwin Pranata percaya investasi jangka panjang

Ifonti.com JAKARTA. Di tengah dinamika pasar keuangan yang sarat volatilitas, tidak semua investor memilih bersikap reaktif terhadap pergerakan harga jangka pendek. Sebagian pelaku pasar justru tetap berpegang pada strategi investasi jangka panjang sebagai pijakan utama dalam mengelola portofolionya. Pendekatan ini lah yang juga diterapkan oleh Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), Edwin Pranata. Ia secara konsisten…