IHSG masih tertekan oleh sentimen domestik, investor disarankan lebih selektif

Ifonti.com JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih cenderung volatile dan defensif dalam jangka pendek, di tengah tekanan dari sentimen domestik yang belum mereda. Pengamat pasar modal sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Budi Frensidy, menilai peluang rebound teknikal tetap terbuka, namun penguatannya diperkirakan terbatas. “Rebound teknikal bisa terjadi setelah koreksi…

BI naikkan yield SRBI, Prudential tak lagi masukkan SRBI dalam portofolio

Ifonti.com JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melakukan langkah proaktif untuk membentengi nilai tukar rupiah dari dampak ketidakpastian geopolitik, dengan menyesuaikan struktur suku bunga pasar melalui kenaikan imbal hasil atau yield instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menyatakan terus mengkaji alokasi investasi di instrumen SRBI secara cermat, dengan mempertimbangkan sejumlah…

Kinerja emiten pakan ternak diproyeksi masih solid, ini rekomendasi sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. Prospek emiten pakan ternak dinilai masih menarik seiring permintaan protein hewani yang tetap tinggi dan berlanjutnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut diperkirakan mampu menopang harga ayam broiler dan menjaga pertumbuhan kinerja emiten sektor perunggasan sepanjang tahun ini. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati kenaikan harga bahan baku impor serta potensi fluktuasi harga ayam hidup…

Rencana bagi dividen empat emiten masuk cum date Senin (18/5), yield tertinggi 9,68%

Ifonti.com JAKARTA. Sejumlah emiten dijadwalkan membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan periode cum date berlangsung pada Senin (18/5). Sejumlah saham yang masuk dalam daftar tersebut antara lain, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL). Baca Juga: Laba Emiten Pakan Ternak Tumbuh, Begini Prospek Kinerja CPIN,…

MSCI masih freeze, saham konglomerat dituntut punya cerita baru

Ifonti.com JAKARTA. Masa kejayaan saham-saham konglomerat dinilai belum berakhir. Namun, penguatannya ke depan diperkirakan tidak lagi hanya mengandalkan sentimen indeks MSCI, melainkan ditentukan oleh kualitas fundamental dan arah ekspansi bisnis emiten. Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai masa kejayaan saham-saham konglomerat belum selesai, tetapi era kenaikan berbasis narasi semata mulai berubah dari awal yang berbasis sentimen MSCI…

Rupiah diproyeksi masih tertekan setelah libur panjang

Ifonti.com JAKARTA. Pergerakan rupiah diperkirakan masih akan tertekan pada perdagangan Senin (18/5/2026) setelah nilai tukar Garuda melemah tajam di pasar spot selama libur panjang domestik. Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY naik 0,47% menjadi 99,28 pada penutupan perdagangan Jumat (15/5/2026). Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah 0,39% menjadi Rp 17.597 per dolar AS. Founder Traderindo, Wahyu…

Laba emiten pakan ternak tumbuh, begini prospek kinerja CPIN, JPFA, dan MAIN

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja emiten pakan ternak mencatat perbaikan pada kuartal I-2026. Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih ditopang oleh permintaan protein hewani yang masih terjaga, perbaikan harga ayam hidup dan day old chick (DOC), serta kondisi industri perunggasan yang mulai lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah turut menjadi sentimen positif bagi sektor ini karena…

Rupiah terus melemah, risiko tembus Rp 18.000 per dolar AS semakin besar

Ifonti.com JAKARTA. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih belum mereda dan terus mendorong mata uang Garuda mencetak level terlemah baru. Kondisi ini dinilai mulai membentuk titik keseimbangan (new equilibrium) rupiah, sehingga peluang kembali menguat ke bawah Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan semakin kecil. Untuk diketahui pada perdagangan spot Jumat (15/5/2026), rupiah ditutup di posisi Rp 17.597 per dolar Amerika…

Merdeka Gold (EMAS) suntik modal Rp 1,86 triliun ke anak usaha tambang emas

Ifonti.com JAKARTA. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menambah modal ke anak usahanya senilai Rp 1,86 triliun. Tambahan modal ini untuk mendukung operasi bisnis dan modal kerja anak perusahaan. Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI pada 12 Mei 2026, transaksi tersebut melibatkan anak usahanya PT Pani Bersama Tambang (PBT) yang memberikan uang muka investasi tambahan kepada PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dengan nilai maksimal…

Permintaan logam mulia masih tinggi, simak prospek saham emiten produsen emas berikut

Ifonti.com JAKARTA. Peluang bagi emiten-emiten produsen emas, baik hulu maupun hilir, untuk kembali meningkatkan kinerjanya sepanjang tahun 2026 berjalan cukup terbuka. Hal ini didukung oleh tingginya permintaan produk tersebut di dalam negeri. Dalam berita sebelumnya, World Gold Council menyebut, permintaan emas batangan di Indonesia tumbuh pesat sebesar 47% secara tahunan menjadi 23,6 ton pada kuartal I-2026. Peningkatan ini mencerminkan…