Saham emas pilihan ANTM hingga ARCI saat harga logam mulia memanas
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Harga buyback emas Antam naik Rp1.000 ke Rp2.546.000 per gram. PPh 22 dikenakan untuk transaksi di atas Rp10 juta, 1,5% dengan NPWP, 3% tanpa NPWP.
Harga buyback emas Antam mencapai rekor tertinggi Rp2.545.000 pada 19 Januari 2026, dipengaruhi oleh ketegangan perdagangan global dan kenaikan harga emas dunia.
Harga buyback emas Antam stagnan di Rp2.509.000/gram pada 18 Januari 2026. Penjualan emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22, 1,5% untuk NPWP dan 3% tanpa NPWP.
Saham HRTA, ARCI, dan ANTM menguat seiring harga emas dunia cetak ATH, didorong pelemahan data tenaga kerja AS dan ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam 28 Desember 2025 stagnan di Rp2.464.000/gram. PPh 22 dikenakan untuk transaksi di atas Rp10 juta. NIK kini berfungsi sebagai NPWP.
Harga buyback emas Antam naik Rp13.000 menjadi Rp2.448.000 per gram pada hari ini, Jumat 26 Desember 2025.
Harga buyback emas Antam naik Rp6.000 jadi Rp2.330.000 per gram, pada Rabu (17/12/2025). PPh 22 dikenakan untuk transaksi di atas Rp10 juta.
Sejumlah katalis yang memungkinkan harga emas mencapai level lebih tinggi di sisa 2025, salah satunya ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan The Fed.
Harga buyback emas Antam naik 66,22% hingga Rp2.269.000 pada 8 Desember 2025, dipengaruhi spekulasi pergantian pemimpin The Fed dan ketegangan geopolitik.