Harga buyback emas Antam naik 10,67% hingga Senin (25/5)
Harga buyback emas Antam naik 10,67% ke Rp2.612.000 per gram pada 25 Mei 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi.
Harga buyback emas Antam naik 10,67% ke Rp2.612.000 per gram pada 25 Mei 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi.
Harga buyback emas Antam naik 9,32% menjadi Rp2.580.000/gram per 6 Mei 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari. Kenaikan ini sejalan dengan potensi penguatan harga emas global.
Harga buyback emas Antam di Pegadaian pada 13 April 2026 stagnan, 1 gram Rp2.695.000, 0,5 gram Rp1.347.000, dan 100 gram Rp268.199.000.
Harga buyback emas Antam turun Rp268.000 dalam sepekan, terpaut Rp509.000 dari rekor tertinggi Rp2.989.000 pada Januari 2026, dipengaruhi dinamika pasar global.
Harga emas Antam 1 gram pada Lebaran 2026 tetap Rp2.893.000, sementara harga buyback Rp2.610.000. Emas di pasar spot turun 3,1% ke US$4.508,96.
Harga emas spot naik 0,36% setelah tertekan oleh pengumuman The Fed terkait inflasi dan suku bunga, meski sebelumnya turun 3,2% akibat lonjakan harga energi.
Harga buyback emas Antam turun Rp206.000 dari ATH ke Rp2.783.000 pada 13 Maret 2026, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar global.
Harga buyback emas Antam telah naik 19,44% ytd 2026 menjadi Rp2.819.000 per gram pada 5 Maret 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari.
Harga buyback emas Antam naik Rp50.000 ke Rp2.914.000 pada 2 Maret 2026, mendekati rekor ATH Januari. Kenaikan ini dipicu ketegangan geopolitik dan tren global.
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.