Harga buyback emas Antam turun Rp206.000 dari level ATH hingga hari ini Jumat (13/3)
Harga buyback emas Antam turun Rp206.000 dari ATH ke Rp2.783.000 pada 13 Maret 2026, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar global.
Harga buyback emas Antam turun Rp206.000 dari ATH ke Rp2.783.000 pada 13 Maret 2026, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar global.
Harga buyback emas Antam naik Rp45.000 menjadi Rp2.847.000 per gram. Penjualan emas lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22, 1,5% untuk NPWP, 3% non-NPWP.
Harga buyback emas Antam turun Rp65.000 menjadi Rp2.757.000 per gram. Penjualan emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% (NPWP) atau 3% (non-NPWP).
Harga buyback emas Antam naik Rp35.000 menjadi Rp2.822.000 per gram pada 7 Maret 2026. Penjualan emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 hingga 3%.
Harga emas di pasar spot stabil setelah mencatatkan lonjakan 2%. Pelaku pasar mencermati kebijakan The Fed dan negosiasi AS-Iran.
Harga buyback emas Antam turun Rp13.000 menjadi Rp2.728.000 per gram pada Senin (16/2/2026). PPh 22 dikenakan 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP.
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.
Harga buyback emas Antam stagnan di Rp2.741.000 per gram pada 12 Februari 2026. PPh 22 dikenakan 1,5% untuk NPWP dan 3% tanpa NPWP, dipotong langsung.
Harga buyback emas Antam hari ini, Rabu (11/2/2026) turun Rp7.000 jadi Rp2.741.000 per gram. PPh 22 dikenakan 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.