Harga buyback emas Antam masih sideways hari ini Kamis (12/2)
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.
Harga buyback emas Antam naik 16,14% hingga 11 Februari 2026, meski harga tetap sideways. Buyback emas mengikuti harga pasar global dan dikenakan PPh 22.
Harga buyback emas Antam naik 15,25% pada Kamis (5/2/2026), meski turun Rp17.000 ke Rp2.720.000. Kenaikan ini dipengaruhi pasar global.
Saham emiten emas seperti BRMS, HRTA, dan AMMN anjlok akibat harga emas global turun tajam ke US$4.586 per troy ounce, dipicu penguatan dolar AS dan penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed.
Harga buyback emas Antam naik Rp34.000 ke Rp2.405.000, mendekati rekor ATH. Kenaikan ini dipengaruhi harga emas global dan ketegangan geopolitik.
Harga buyback emas Antam naik 70,10% hingga 14 Desember 2025, mencapai Rp2.322.000 per gram, dipengaruhi oleh kenaikan harga emas global.
Harga buyback emas Antam naik 61,46% hingga Rp2.204.000 per gram pada 19 November 2025, namun masih di bawah rekor tertinggi Rp2.336.000.
Harga buyback emas Antam naik 63,51% di 2025, mendekati rekor tertinggi. Kenaikan ini sejalan dengan harga emas global yang melonjak akibat kebijakan AS.
IHSG diprediksi menguat minggu ini dengan saham pilihan seperti WIFI, ADRO, dan TOBA. Data ekonomi domestik dan global mempengaruhi tren pasar.
Harga emas Antam naik signifikan dalam sepekan, 1 gram naik Rp21.000, dipengaruhi ketidakpastian global dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.