Harga buyback emas Antam naik 19,44% hingga hari ini Kamis (5/3)
Harga buyback emas Antam telah naik 19,44% ytd 2026 menjadi Rp2.819.000 per gram pada 5 Maret 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari.
Harga buyback emas Antam telah naik 19,44% ytd 2026 menjadi Rp2.819.000 per gram pada 5 Maret 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari.
Harga buyback emas Antam naik Rp50.000 ke Rp2.914.000 pada 2 Maret 2026, mendekati rekor ATH Januari. Kenaikan ini dipicu ketegangan geopolitik dan tren global.
Harga buyback emas Antam naik 18,34% hingga 22 Februari 2026, mencapai Rp2.793.000 per gram, dipengaruhi harga emas global dan risiko geopolitik.
MDKA dan BRMS ekspansi produksi emas, namun saham MDKA naik 0,94% sementara BRMS hanya 0,93%. BRMS fokus pada tambang bawah tanah di Palu, MDKA percepat proyek Pani.
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.
Harga buyback emas Antam naik 16,14% hingga 11 Februari 2026, meski harga tetap sideways. Buyback emas mengikuti harga pasar global dan dikenakan PPh 22.
Harga buyback emas Antam naik 15,25% pada Kamis (5/2/2026), meski turun Rp17.000 ke Rp2.720.000. Kenaikan ini dipengaruhi pasar global.
Saham emiten emas seperti BRMS, HRTA, dan AMMN anjlok akibat harga emas global turun tajam ke US$4.586 per troy ounce, dipicu penguatan dolar AS dan penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed.
Harga buyback emas Antam naik Rp34.000 ke Rp2.405.000, mendekati rekor ATH. Kenaikan ini dipengaruhi harga emas global dan ketegangan geopolitik.
Harga buyback emas Antam naik 70,10% hingga 14 Desember 2025, mencapai Rp2.322.000 per gram, dipengaruhi oleh kenaikan harga emas global.