Harga buyback emas Antam terpaut Rp509.000 dari rekor ATH
Harga buyback emas Antam turun Rp268.000 dalam sepekan, terpaut Rp509.000 dari rekor tertinggi Rp2.989.000 pada Januari 2026, dipengaruhi dinamika pasar global.
Harga buyback emas Antam turun Rp268.000 dalam sepekan, terpaut Rp509.000 dari rekor tertinggi Rp2.989.000 pada Januari 2026, dipengaruhi dinamika pasar global.
Harga emas Antam 1 gram pada Lebaran 2026 tetap Rp2.893.000, sementara harga buyback Rp2.610.000. Emas di pasar spot turun 3,1% ke US$4.508,96.
Harga emas spot naik 0,36% setelah tertekan oleh pengumuman The Fed terkait inflasi dan suku bunga, meski sebelumnya turun 3,2% akibat lonjakan harga energi.
Harga buyback emas Antam turun Rp206.000 dari ATH ke Rp2.783.000 pada 13 Maret 2026, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar global.
Harga buyback emas Antam telah naik 19,44% ytd 2026 menjadi Rp2.819.000 per gram pada 5 Maret 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari.
Harga buyback emas Antam naik Rp50.000 ke Rp2.914.000 pada 2 Maret 2026, mendekati rekor ATH Januari. Kenaikan ini dipicu ketegangan geopolitik dan tren global.
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.
Harga buyback emas Antam naik 16,14% hingga 11 Februari 2026, meski harga tetap sideways. Buyback emas mengikuti harga pasar global dan dikenakan PPh 22.
Harga buyback emas Antam naik 70,10% hingga 14 Desember 2025, mencapai Rp2.322.000 per gram, dipengaruhi oleh kenaikan harga emas global.
Harga emas Antam naik Rp53.000 sepekan setelah The Fed memangkas suku bunga, mencapai Rp2.462.000 per gram pada 13 Desember 2025.