
Ifonti.com , JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi berisiko mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu (21/1/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti ARCI, ADMR, hingga KPIG diprediksi masih mampu memberikan penguatan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 0,01% ke level 9.134 lantaran aksi profit taking selepas IHSG mencetak sejumlah rekor baru pada 2026.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, menilai bahwa prediksi koreksi pada perdagangan hari ini turut disebabkan oleh sejumlah sentimen makroekonomi, seperti kinerja rupiah yang lesu, hingga kondisi geopolitik yang kian menantang.
Dia memprediksi area support IHSG akan berada pada level 9.110 dengan resistance pada area sekitar 9.170.
“Potensi koreksi ini sejalan dengan tekanan dari nilai tukar rupiah yang melemah, ekspektasi penahanan BI Rate di level 4,75%, serta dinamika faktor makro global seperti geopolitik dan pergerakan harga komoditas yang masih perlu dicermati khususnya emas sebagai sentimen lanjutan pasar,” katanya dalam riset harian, Rabu (21/1/2026).
Saham PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) menjadi rekomendasi pertama dengan area beli pada level Rp1.980–Rp2.020 per saham. Kenaikan harga emas dunia belakangan, dinilai menjadi sentimen tambahan bagi penguatan saham ARCI.
: : IHSG Cetak ATH Baru ke 9.134, Saham EMAS, BRMS hingga BMRI Moncer
Reza merekomendasikan buy dengan target harga Rp2.150–Rp2.240 per saham dan stop loss pada area kurang dari Rp1.950.
Rekomendasi buy juga disematkan kepada saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), dengan area beli pada level Rp1.950–Rp2.050. Target harga saham ini berada pada level Rp2.190–Rp2.330 per saham, dengan stop loss pada area kurang dari Rp1.850.
: : Indeks Saham BUMN Salip IHSG, Tersengat Efek Danantara dan Reli Komoditas
“Pergerakan harga ADMR sedang pullback dengan level supportnya di Rp1.850–Rp1.935. Selama berada di atas level tersebut, maka trend masih bullish dengan resistance selanjutnya pada Rp2.190–Rp2.330,” katanya.
Saham terakhir yang menjadi rekomendasi BRI Danareksa adalah PT MNC Tourism Indonesia Tbk. (KPIG), dengan area beli pada level Rp276–Rp284 dan target harga pada level Rp298–Rp312.
Menurut analis, pergerakan saham KPIG masih dalam tren menguat secara jangka pendek. Jika harga mampu bertahan di atas level support Rp268–Rp276, maka potensi penguatan menuju target harga terbuka.
Belum lagi, KPIG meraih dana segar dari private placement senilai Rp78,75 miliar. Hal itu dinilai menjadi sentimen tambahan bagi KPIG.
Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) mendapatkan rekomendasi sell pada perdagangan hari ini. Pasalnya, pada perdagangan kemarin, UNVR tertekan oleh aksi jual dengan volume yang meningkat.
“Level support di Rp2.450 tertembus dan waspadai potensi pelemahan lanjutan hingga support selanjutnya pada Rp2.240,” katanya.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.